Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Sukses Catat Zero Accident, Siaga SAR Nataru 2026 di Kaltara Resmi Ditutup dengan Aman

Beraupost • Kamis, 8 Januari 2026 | 09:55 WIB
TANPA INSIDEN: Kantor SAR Tarakan menutup Siaga SAR Nataru tanpa insiden, Rabu (7/1). (SEPTIAN ASMADI/HRK)
TANPA INSIDEN: Kantor SAR Tarakan menutup Siaga SAR Nataru tanpa insiden, Rabu (7/1). (SEPTIAN ASMADI/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA– Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tarakan mencatat pelaksanaan Siaga SAR Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 berjalan aman dan lancar tanpa insiden menonjol.

Siaga yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 itu resmi ditutup setelah seluruh rangkaian pengamanan dan pemantauan berakhir.

Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan Kantor SAR Tarakan Dede Hariana mengatakan selama masa siaga, seluruh wilayah kerja di Kalimantan Utara.

Meliputi empat kabupaten dan satu kota, terpantau kondusif. Khusus di Kota Tarakan, pengamanan difokuskan pada titik-titik vital seperti Pelabuhan Kayan, Pelabuhan Malundung, Pelabuhan Tengkayu, Juwata Ferry, serta Bandara Juwata.

“Alhamdulillah, seluruh kegiatan berjalan lancar, zero accident, baik saat puncak arus Natal maupun Tahun Baru. Situasi aman dan terkendali,” ujarnya, Rabu (7/1).

Dalam mendukung siaga Nataru, Kantor SAR Tarakan mengerahkan sekitar 60 personel, terdiri dari unsur rescuer, operator, dan Anak Buah Kapal (ABK).

Selain itu, personel juga disebar ke daerah penyangga, yakni Unit Siaga SAR Bulungan sebanyak 10 orang dan Pos SAR Nunukan sebanyak 8 orang.

“Tahun ini Bulungan resmi memiliki Unit Siaga SAR yang sudah mulai beroperasi penuh. Keberadaan unit tersebut dinilai memperkuat jangkauan pelayanan SAR di wilayah Kalimantan Utara,” tuturnya

Sejumlah alat utama SAR turut disiagakan, mulai dari dua truk personel, dua mobil D-MAX, dua motor trail, kapal KN SAR SETA, dua unit Rigid Inflatable Boat (RIB), hingga peralatan ekstrikasi dan medis. Kapal KN SAR SETA juga aktif melakukan patroli dan monitoring perairan Tarakan selama masa siaga.

“KN SAR Seta beberapa kali bergerak mengitari perairan Tarakan untuk memastikan keamanan jalur laut. Sekalian uji mesin pascadocking di Samarinda,” jelasnya.

Dari hasil evaluasi, peningkatan kesiapsiagaan terlihat signifikan. Selain zero incident, aspek keselamatan di pelabuhan juga diperkuat dengan penambahan perlengkapan medis dan alat evakuasi.

Penambahan 22 ASN baru hasil rekrutmen CPNS turut memperkuat sumber daya manusia SAR Tarakan.

“Dengan tambahan personel dan optimalisasi unsur laut maupun udara, efektivitas operasi SAR tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” pungkas Dede. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#Siaga SAR Nataru #sar tarakan #kondusif