Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Arus Balik Masih Padat! Penumpang Pelabuhan Tengkayu I Tarakan Naik 11 Persen

Beraupost • Selasa, 6 Januari 2026 | 09:45 WIB
AMANKAN PELABUHAN: Personel Polres Tarakan awasi Pelabuhan Tengkayu I Tarakan periode Nataru. (POLRES TARAKAN UNTUK HRK)
AMANKAN PELABUHAN: Personel Polres Tarakan awasi Pelabuhan Tengkayu I Tarakan periode Nataru. (POLRES TARAKAN UNTUK HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Arus penumpang di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan masih terpantau ramai, meski libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 telah usai.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan aktivitas pelabuhan, pengamanan dan pemantauan tetap dilaksanakan secara intensif oleh Polsek Kawasan Pelabuhan Tarakan bersama instansi terkait.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tarakan Iptu Yazwar mengatakan, selama masa libur Natal dan Tahun Baru, situasi di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan berlangsung aman dan terkendali.

Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang, aktivitas keberangkatan dan kedatangan tetap berjalan tertib dan lancar.

“Selama kurang lebih 14 hari pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru, sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Kondisi di Pelabuhan Tengkayu I terpantau aman dan lancar, meskipun cukup padat,” ujar Yazwar.

Ia menjelaskan, lonjakan penumpang dipicu oleh meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur panjang Natal serta libur sekolah.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah penumpang mengalami peningkatan sekitar 11 persen dibandingkan hari normal.

“Peningkatan penumpang ini didominasi masyarakat yang bepergian keluar dan masuk Kota Tarakan. Secara visual di lapangan memang terlihat cukup ramai,” jelasnya.

Dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang, pengamanan tidak hanya dilakukan oleh satu instansi.

Sebagai pos pelayanan terpadu, pengamanan melibatkan berbagai unsur lintas sektor, seperti Dinas Perhubungan, Basarnas, serta aparat TNI.

“Pengamanan kami laksanakan bersama instansi terkait. Tidak hanya di Pelabuhan Tengkayu I dan Malundung, tetapi juga di Bandara Internasional Juwata Tarakan,” tambahnya.

Selain pengaturan arus penumpang, perhatian petugas selama masa pengamanan juga tertuju pada laporan terkait barang penumpang. Yazwar menyebutkan, laporan barang tertinggal atau tertukar menjadi kejadian yang paling sering dilaporkan oleh masyarakat.

“Rata-rata laporan yang kami terima berkaitan dengan barang tertinggal atau tertukar. Biasanya terjadi karena penumpang kurang mengenali kondisi lokasi, baik di Tarakan maupun di daerah tujuan,” ungkapnya.

Ia mengakui, sebagian laporan baru diterima beberapa hari setelah kejadian. Sehingga membutuhkan upaya ekstra dalam proses penelusuran.

Meski demikian, seluruh laporan dapat ditangani dengan baik berkat koordinasi antarpersonel dan instansi di lapangan.

“Alhamdulillah, semua laporan bisa kami tindak lanjuti. Barang-barang yang dilaporkan tertinggal maupun tertukar berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada pemiliknya,” tuturnya.

Dengan berakhirnya masa libur panjang, pengamanan di kawasan pelabuhan tetap dilanjutkan. Guna memastikan aktivitas transportasi laut di Kota Tarakan berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#arus balik #nataru #Lonjakan Penumpang #Pelabuhan Tengkayu I Tarakan