Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Terpilih Aklamasi, Maxi Donatus Resmi Pimpin Perserosi Kaltara Periode 2025-2029

Beraupost • Rabu, 31 Desember 2025 | 07:10 WIB
PIMPINAN BARU: Maxi Donatus (kanan) usai terpilih jadi ketua Perserosi Kaltara, Senin (29/12). (SEPTIAN ASMADI/HRK)
PIMPINAN BARU: Maxi Donatus (kanan) usai terpilih jadi ketua Perserosi Kaltara, Senin (29/12). (SEPTIAN ASMADI/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kalimantan Utara (Kaltara) memasuki babak baru kepemimpinan.

Melalui Musyawarah Provinsi (Musprov), Maxi Donatus resmi terpilih sebagai Ketua Perserosi Kaltara masa bakti 2025—2029, menggantikan Steve Singgih Wibowo yang tidak kembali mencalonkan diri. Maxi Donatus melenggang ke kursi ketua secara aklamasi tanpa pesaing.

Terpilihnya Maxi menjadi simbol regenerasi kepemimpinan sekaligus harapan baru bagi pengembangan cabang olahraga sepatu roda dan skateboard di Bumi Benuanta.

Usai terpilih, Maxi menegaskan, fokus utama kepengurusannya adalah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II/2026 yang rencananya digelar di Kabupaten Malinau.

Ia menargetkan cabang olahraga sepatu roda dan skateboard dapat dipertandingkan secara resmi pada ajang tersebut.

“Alhamdulillah kami dipercaya memimpin Perserosi Kaltara. Ke depan kami langsung bersiap menghadapi Porprov yang rencananya dilaksanakan di Malinau,” ujar Maxi, Senin (29/12).

Menurutnya, waktu persiapan yang relatif singkat menuntut pengurus bergerak cepat. Salah satu langkah awal yang akan dilakukan, menyusun Technical Handbook (THb) sebagai pedoman pelaksanaan pertandingan sepatu roda dan skateboard.

Selain Porprov, Maxi juga menatap target jangka panjang, yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028.

Untuk itu, pembinaan atlet akan difokuskan agar Kaltara dapat ambil bagian pada babak kualifikasi PON 2027.

“Kami akan mempersiapkan atlet-atlet yang memiliki potensi dan prestasi. Agar bisa bersaing di tingkat nasional menuju PON,” ungkapnya.

Sementara itu, mantan Ketua Perserosi Kaltara periode 2021—2025, Steve Singgih Wibowo, berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan pondasi yang telah dibangun. Terutama dalam pembinaan atlet usia dini.

“Paling tidak apa yang sudah kita letakkan sebagai pondasi bisa diteruskan. Khususnya pelatihan anak-anak agar lahir atlet berprestasi,” kata Steve.

Ia mengakui tantangan yang dihadapi pengurus baru tidaklah ringan. Pemotongan dana transfer ke daerah dinilai berdampak pada keterbatasan anggaran hibah dari Pemerintah Provinsi Kaltara kepada cabang olahraga melalui KONI.

Karena itu, Steve berharap ketua baru mampu mencari sumber pendanaan alternatif. Agar pembinaan atlet tetap berjalan.

“Pengurus baru harus bisa mencari terobosan pendanaan. Supaya adik-adik yang menekuni sepatu roda dan skateboard tetap mendapat pelatihan untuk menghadapi event ke depan,” harapnya.

Steve juga optimistis Perserosi Kaltara memiliki peluang meloloskan atlet ke PON XXII/2028. Menurutnya, Kaltara sudah memiliki atlet potensial, khususnya di cabang skateboard.

Sementara cabang sepatu roda tinggal dimatangkan melalui ajang Porprov dan pembinaan berkelanjutan. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#Musprov #perserosi #Kaltara