Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

UMKM Kaltara Tak Perlu Pesan Keluar Daerah, Rumah Kemasan Kini Hadir di Tanjung Palas

Beraupost • Rabu, 24 Desember 2025 | 08:05 WIB
PERESMIAN GEDUNG: Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang melihat produk pelaku UMKM usai meresmikan Gedung Rumah Kemasan IKM dan UKM Kaltara dengan menandatangani prasasti. (DKISP KALTARA)
PERESMIAN GEDUNG: Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang melihat produk pelaku UMKM usai meresmikan Gedung Rumah Kemasan IKM dan UKM Kaltara dengan menandatangani prasasti. (DKISP KALTARA)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) meresmikan Gedung Rumah Kemasan IKM dan UKM Kaltara sebagai wujud komitmen.

Untuk mendukung penguatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan daya saing produk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.

Tanda peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang dengan menandatangani prasasti dan pemotongan pita.

Digelar Rumah Kemasan IKM dan UKM Kaltara, Tanjung Palas, Selasa (23/12). Gubernur Zainal mengungkapkan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah.

Sektor ini berperan strategis dalam menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan data perizinan Online Single Submission (OSS), jumlah UMKM di Kaltara menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif.

Pada tahun 2022 tercatat sebanyak 20.447 UMKM, meningkat menjadi 44.052 UMKM pada tahun 2023, dan kembali melonjak signifikan pada tahun 2024 menjadi 73.121 UMKM.

Di sisi lain, jumlah industri kecil dan menengah (IKM) juga terus bertumbuh. Dari 4.379 unit pada tahun 2022, menjadi 4.721 pada tahun 2023, dan 4.971 pada tahun 2024.

“Data ini menunjukkan bahwa aktivitas usaha masyarakat semakin berkembang. Sekaligus menandakan meningkatnya kebutuhan akan dukungan sarana produksi, termasuk kemasan produk,” kata Gubernur Zainal.

Namun, Gubernur Zainal menjelaskan salah satu tantangan yang dihadapi pelaku UMKM adalah keterbatasan akses terhadap kemasan produk yang berkualitas dan terjangkau.

Banyak pelaku usaha masih harus memesan kemasan dari luar daerah dengan biaya tinggi, yang berdampak pada harga jual produk.

“Dengan adanya Rumah Kemasan ini, diharapkan dapat menekan biaya kemasan, meningkatkan kualitas tampilan produk, serta menaikkan nilai jual UMKM Kaltara,” harapnya.

Rumah Kemasan IKM dan UKM ini dilengkapi dengan mesin dan peralatan kemasan modern yang siap digunakan, serta dirancang untuk memenuhi standar keamanan pangan.

Fasilitas ini diharapkan mampu membantu pelaku UMKM menghasilkan kemasan yang menarik, profesional, dan berdaya saing tinggi di pasar.

Gubernur Zainal juga mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan berkreasi, tidak hanya dari sisi cita rasa produk. Tetapi juga desain kemasan agar mampu menarik minat konsumen.

Pada momentum tersebut, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak yang telah menghibahkan lahan. Untuk pembangunan Rumah Kemasan di Tanjung Palas.

Ia berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal, dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Serta menjadi pusat pelayanan kemasan bagi UMKM di Kaltara.

“Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, UMKM Kaltara diharapkan semakin naik kelas, mandiri, dan berkontribusi besar dalam mewujudkan Kalimantan Utara yang maju, makmur, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan pemberian bantuan kepada pelaku UMKM yang ada di daerah Tanjung Palas. (dkisp/uno)

Editor : Nurismi
#biaya produksi #UMKM Kaltara #kemasan