HARIAN RAKYAT KALTARA — Belum adanya perpanjangan izin Pemanfaatan Garis Pantai (PGP) ke Terminal Khusus (Tersus) oleh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Malinau, menjadi perhatian Pertamina.
Namun PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan ketersediaan BBM di Kabupaten Malinau tetap aman menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Penyaluran BBM ke wilayah tersebut menjadi prioritas utama, meskipun menghadapi tantangan distribusi melalui jalur perairan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Edi Mangun mengatakan, Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran BBM dengan pengaturan khusus sesuai kondisi operasional di lapangan.
Salah satu upaya yang telah dilakukan, pelaksanaan bongkar muat produk Pertalite dan Biosolar di SPBU 66.775.001 dan SPBU 66.775.002 pada Kamis (18/12).
“Penyaluran BBM dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan fasilitas dan seluruh proses pendukung. Kami berkomitmen agar pasokan energi bagi masyarakat Malinau tetap terpenuhi,” ujar Edi, Minggu (21/12).
Menurutnya, distribusi BBM di Malinau memerlukan penyesuaian teknis dan administratif serta koordinasi lintas pihak. Agar tetap berjalan aman dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina Kaltimut V Fuel, Muhammad Naufal Atiyah menegaskan, dalam tiga hari terakhir Malinau menjadi fokus utama pengawasan Pertamina.
Ia menyebutkan, distribusi BBM ke Malinau dilakukan melalui jalur air. Sehingga harus memenuhi regulasi keselamatan pelayaran.
“Malinau menjadi prioritas kami. Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan dan pasokan tetap terjaga,” katanya.
Naufal juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Ia memastikan stok BBM selama periode Natal dan Tahun Baru dalam kondisi aman.
“Kami meminta masyarakat tetap tertib dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pasokan selama Nataru kami pastikan aman,” ujarnya.
Untuk menjaga kelancaran distribusi, Pertamina Patra Niaga melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Malinau, KSOP, TNI, Polri, serta pemilik SPBU dan operator transportasi BBM.
Fuel Terminal Tarakan turut memberikan dukungan dengan memprioritaskan suplai BBM ke Malinau.
Pertamina juga membuka layanan pengaduan dan informasi melalui Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, serta media sosial resmi @pertamina135. (sas/uno)
Editor : Nurismi