Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Polres Tarakan Gelar Operasi Lilin Kayan 2025: Amankan Nataru dari Gangguan dan Cuaca Ekstrem

Beraupost • Senin, 22 Desember 2025 | 07:50 WIB
GELAR PASUKAN: Polisi dan Pemkot Tarakan melihat kesiapan pasukan jelang Nataru. (SEPTIAN ASMADI/HRK)
GELAR PASUKAN: Polisi dan Pemkot Tarakan melihat kesiapan pasukan jelang Nataru. (SEPTIAN ASMADI/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA - Polres Tarakan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Kayan 2025 sebagai bentuk kesiapsiagaan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025-2 Januari 2026.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik menyampaikan, Operasi Lilin Kayan tahun ini dilaksanakan dengan kesiapsiagaan ekstra.

Menyusul tingginya mobilitas masyarakat dan potensi cuaca ekstrem selama periode Nataru.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat sekitar 7,97 persen dibanding tahun sebelumnya.

Selain itu, informasi dari BMKG menunjukkan adanya tiga sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

“Kondisi ini beriringan dengan puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung November 2025 hingga Februari 2026. Sehingga potensi bencana alam juga meningkat. Oleh karena itu, pelayanan dan pengamanan Nataru harus dilakukan secara maksimal,” ujar Kapolres.

Dalam operasi ini, Polres Tarakan menurunkan lebih dari 130 personel kepolisian yang akan ditempatkan di berbagai pos pengamanan serta lokasi strategis.

Selain itu, personel juga disiagakan untuk pengamanan gereja-gereja saat perayaan Natal dan pengamanan malam pergantian tahun.

Sebanyak delapan pos pengamanan didirikan di sejumlah titik, di antaranya bandara, pelabuhan, dan pusat perbelanjaan.

Tujuannya untuk memastikan kelancaran aktivitas masyarakat selama libur panjang.

“Pengamanan tahun ini juga menitikberatkan pada kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam satu sistem komando terpadu,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Tarakan terhadap Operasi Lilin Kayan 2025.

Ia memastikan keterlibatan aktif Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta berbagai elemen masyarakat.

“Kegiatan ini harus dijalankan dengan satu komando. Sinergi antarinstansi menjadi kunci agar pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” katanya.

Ibnu Saud juga menekankan pentingnya keterlibatan lintas elemen, termasuk organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, Pramuka, dan relawan kebencanaan, sebagai wujud nyata toleransi dan kebhinekaan.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru ini milik kita semua. Ini bukan sekadar slogan, tapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan,” ujarnya.

Terkait antisipasi bencana, ia menyebutkan bahwa seluruh respons akan dikoordinasikan melalui satu komando operasi dengan melibatkan BPBD dan merujuk pada informasi BMKG.

Mengingat karakteristik potensi bencana di setiap daerah berbeda, termasuk risiko gelombang tinggi di wilayah perairan Tarakan. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#polres tarakan #nataru #Potensi Cuaca Ekstrem #Operasi Lilin Kayan 2025