Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Siap Jadi Pusat Kendali Bencana 24 Jam, Pusdalops BPBD Kaltara Menunggu Serah Terima BNPB

Beraupost • Minggu, 7 Desember 2025 | 07:50 WIB
GEDUNG PUSDALOPS: Proses pembangunan Gedung Pusdalops BPBD Kaltara saat dilakukan peletakan batu pertama. Saat ini pembangunan sudah memasuki tahap akhir. (HRK)
GEDUNG PUSDALOPS: Proses pembangunan Gedung Pusdalops BPBD Kaltara saat dilakukan peletakan batu pertama. Saat ini pembangunan sudah memasuki tahap akhir. (HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Pembangunan Gedung Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kaltara telah memasuki tahap akhir.

Sebagian besar fasilitas utama telah terpasang dan gedung hanya menunggu proses penyambungan jaringan air bersih, termasuk listrik sebelum siap digunakan.

“Seluruh mebel dan peralatan IT sudah terpasang. Sekarang tinggal proses penyambungan PDAM dan listriknya. Tiangnya sudah terpasang, tinggal penyambungan saja,” jelas Kepala BPBD Kaltara Andi Amriampa, Jumat (5/12).

Menurut Andi, pengoperasian gedung Pusdalops akan dilakukan setelah proses serah terima resmi dari BNPB.

Fungsi gedung tersebut sebagai pusat pengendalian operasi, jadi seluruh monitoring data kebencanaan akan terpusat di Pusdalops.

Pusdalops Kaltara nantinya akan menjadi titik utama pelaporan seluruh kejadian bencana dari kabupaten/kota se-Kaltara sebelum diteruskan ke pusat.

“Kabupaten/kota akan melaporkan seluruh kejadian bencana ke Pusdalops Provinsi. Dari sini baru dikirimkan ke Pusdalops Pusat. Semua masuk by system,” terangnya.

Gedung ini dibangun di atas lahan seluas 1,77 hektare atau hampir 2 hektare. Namun area yang baru digunakan untuk ruang Pusdalops masih sekitar 40—60 meter persegi.

Untuk mendukung operasional pemantauan 24 jam, ruangan Pusdalops dilengkapi lima unit komputer, monitor utama berukuran besar, dan delapan layar TV yang berfungsi layaknya videotron.

“Semuanya sudah siap. Personel yang bertugas nanti juga dilatih khusus oleh BNPB untuk mengoperasikan perangkat itu,” jelasnya.

Gedung Pusdalops akan dioperasikan dengan sistem kerja shift. Pegawai yang ditugaskan akan bekerja bergiliran, untuk memastikan pemantauan kebencanaan berjalan nonstop.

“Nanti ada pegawai khusus yang bertugas di sana. Operasionalnya 24 jam dengan sistem shift,” ujarnya.

Gedung yang dibangun satu lantai itu ditargetkan rampung dan diserahkan tahun ini. Namun, proses penyerahan masih menunggu kesiapan BNPB yang saat ini tengah disibukkan penanganan bencana di wilayah Sumatera.

“Harusnya tahun ini selesai penyerahannya. Tapi kita lihat nanti, karena BNPB sedang fokus di Sumatera,” imbuhnya.

BPBD Kaltara memastikan setelah penyerahan dilakukan, gedung Pusdalops akan langsung dioperasikan dan menjadi pusat kendali utama mitigasi. Serta respons kebencanaan di Provinsi Kalimantan Utara. (fai/uno)

Editor : Nurismi
#BPBD Kaltara #Pusdalops