HARIAN RAKYAT KALTARA — Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tarakan bersama PT Pelindo mengkampanyekan keselamatan pelayaran di Pelabuhan Malundung.
Kepala KSOP Kelas II Tarakan Stanislaus Wembly Wetik menegaskan, kegiatan ini digelar untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara seluruh instansi yang beraktivitas di pelabuhan.
“Ini silaturahmi sekaligus mempercepat penanganan berbagai persoalan di pelabuhan. Termasuk kampanye edukasi keselamatan pelayaran yang terus ditekankan oleh Menteri Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut,” ujarnya, Rabu (19/11).
KSOP melakukan pengecekan sejumlah perlengkapan keselamatan kapal, terutama life jacket. Hasil pemeriksaan ditemukan beberapa pelampung yang telah rusak.
“Beberapa life jacket kami ganti. Ini juga berkat bantuan Pelindo dan perusahaan pelayaran di Tarakan,” ungkap Stanislaus.
Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ditemukan kekurangan mayor terkait kelayakan sarana keselamatan. Namun KSOP tetap memfasilitasi apabila terdapat kebutuhan tambahan dari operator kapal.
Termasuk dokumen seperti surat kecakapan motoris yang hingga kini masih lengkap, meski kewenangan pengelolaan masih berada pada BPTD hingga akhir 2024. Per 1 Januari 2025, kewenangan tersebut kembali ke KSOP.
Dalam pertemuan itu, Distrik Navigasi turut menyampaikan keluhan mengenai maraknya kehilangan dan kerusakan alat navigasi laut, seperti lampu suar.
“Kami minta bantuan media mengimbau agar fasilitas keselamatan di laut jangan dirusak. Itu sangat penting bagi keselamatan pelayaran,” tegasnya.
Temuan-temuan hasil pemeriksaan kapal juga telah dilaporkan sebagai potensi armada angkutan Nataru 2025—2026 dan direkomendasikan untuk dilakukan penggantian.
Sementara itu, untuk kapasitas angkut penumpang Nataru, KSOP masih menunggu pengajuan resmi dari PT Pelni.
“Saat ini masih mengacu pada sertifikat kapal. Penyesuaian dilakukan sesuai kebutuhan angkutan Nataru,” jelasnya.
KSOP memastikan seluruh rangkaian kegiatan pemeriksaan dan koordinasi ini ditujukan untuk memberikan jaminan keselamatan dan keamanan perjalanan laut bagi masyarakat yang akan berlibur pada masa Natal dan Tahun Baru.
General Manager PT Pelindo Terminal Peti Kemas Tarakan Amrullah menegaskan, dukungan penuh terhadap program peningkatan keselamatan pelayaran.
Pelindo disebut telah melakukan sejumlah persiapan jauh sebelum memasuki masa Nataru, seperti peningkatan fasilitas terminal penumpang, penyediaan shuttle bus, pemasangan X-Ray, penambahan CCTV, serta kerja sama pengamanan dengan TNI-Polri. Meski begitu, Amrullah mengakui masih terdapat kekurangan yang perlu dievaluasi.
“Karena itu kami butuh masukan dari KSOP dan pihak-pihak lainnya. Komitmen kami adalah terus meningkatkan sarana dan prasarana pendukung keselamatan pelayaran,” singkat Amrullah. (sas/uno)
Editor : Nurismi