Perhelatan akbar bagi insan pers olahraga di Kalimantan Utara, Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Utara 2025, telah sukses digelar pada Sabtu (26/7).
SEPTIAN ASMADI, Tarakan
RAKERPROV ini menghasilkan tiga program kerja strategis, termasuk persiapan matang untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kalimantan Utara (Kaltara) yang akan dihelat di Kabupaten Nunukan.
Ketua SIWO PWI Kaltara, Eliazar Simon menjelaskan, rakerprov ini dihadiri oleh pengurus SIWO PWI Kalimantan Utara serta perwakilan SIWO dari Kabupaten/Kota Tarakan, Nunukan, dan Bulungan.
Berdasarkan hasil rakerprov, ada beberapa poin yang sudah ditetapkan untuk beberapa program kerja.
Poin pertama dan paling krusial yang ditetapkan adalah penunjukan Kabupaten Nunukan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kaltara pada tahun 2026. Penetapan ini disambut baik oleh seluruh peserta Rakerprov.
"Selanjutnya, Rakerprov juga telah membentuk Panitia Besar (PB) Porwada II Kaltara, yang akan bertugas mempersiapkan segala aspek penyelenggaraan acara olahraga wartawan paling bergengsi ini," jelas Eliazar.
Untuk Porwada II, rencananya akan ada sembilan cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.
Cabor-cabor tersebut meliputi futsal, badminton, e-sport, tenis meja, biliar, bulu tangkis, catur, domino, dan karya jurnalistik.
"Untuk nomor-nomornya nanti, kami akan koordinasi dengan tuan rumah bagaimana kesiapan terkait venue, apakah memungkinkan banyak nomor dan waktu pelaksanaan," tegasnya.
Harapan besar juga disampaikan agar PWI di Kabupaten Malinau dan Tana Tidung dapat segera terbentuk. Jika PWI sudah terbentuk, maka bisa membawa kontingen sendiri.
Kebijakan teknis mengenai partisipasi wartawan dari daerah yang belum memiliki PWI akan dipertimbangkan, apakah sebagai peninjau atau bergabung dengan kontingen terdekat seperti Tarakan atau Bulungan.
"Tapi kalau pada nyatanya nanti 2026 belum ada, tetap kami akan akomodir. Intinya kami melibatkan wartawan se-Kaltara, meskipun PWI di Kaltara baru terbentuk untuk kabupaten-kota itu baru tiga," ucapnya.
Program kerja ketiga mencakup sejumlah inisiatif penting. SIWO PWI Kaltara akan menindaklanjuti hasil Rakerprov Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara, menegaskan peran SIWO sebagai mitra strategis KONI Kaltara.
"Kami juga nanti akan mencoba berkontribusi untuk mensukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara yang akan berlangsung di Kabupaten Malinau pada tahun 2026," sebutnya.
Salah satu program yang dicanangkan adalah pengadaan media center yang representatif selama Porprov II Kaltara di Malinau.
SIWO PWI Kaltara juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Malinau agar melibatkan jurnalis Kaltara dalam melihat kesiapan venue yang akan digunakan pada Porprov II Kaltara.
Sementara itu, Ketua SIWO PWI Kabupaten Nunukan, Alamsyah menyatakan kesiapan pihaknya sebagai tuan rumah.
Rencananya delapan dari sembilan cabor akan dipusatkan di Gelanggang Olahraga Dwikora sementara satu cabor, yaitu Lomba Jurnalistik dan Fotografi, akan dilaksanakan di Kecamatan Sebatik.
"Kami menerima amanah sebagai tuan rumah ini, persiapan kami terkait dengan venue-venue cabor sudah hampir semua, bukan hampir semua, sudah semua siap dari infrastruktur tempat bertandingnya," ungkapnya.
Alamsyah juga mengungkapkan adanya wacana untuk mengadakan pertandingan ekshibisi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Ia berharap pimpinan daerah di Kaltara, baik gubernur, bupati, maupun wali kota, dapat berkumpul di Nunukan untuk berolahraga bersama wartawan dalam pertandingan ekshibisi.
Bupati Nunukan sendiri, menurut Alamsyah, telah menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Porwada II ini.
"Kami berharap momen Porwada ini bisa menjadi ajang silaturahmi, bukan hanya sebagai adu prestasi saja," katanya. (*/uno)
Editor : Nurismi