Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jadwal dan Cara Pesan Tiket KM Gandha Nusantara 05 Rute Tarakan - Ancam

Beraupost • Rabu, 14 Mei 2025 | 06:50 WIB

PELAYARAN: Pelabuhan Ancam jadi rute dan tujuan yang dilalui KM Gandha Nusantara 05 di Kalimantan Utara. (HRK)
PELAYARAN: Pelabuhan Ancam jadi rute dan tujuan yang dilalui KM Gandha Nusantara 05 di Kalimantan Utara. (HRK)


TANJUNG SELOR – Kapal Motor (KM) Gandha Nusantara 05 masih melayani pelayaran rute Tarakan–Ancam di Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan.

Awalnya, layanan ini diinformasikan hanya berlangsung hingga April 2025. Namun, berdasarkan perkembangan terbaru, pelayaran kapal milik Kementerian Perhubungan ini, dipastikan tetap beroperasi hingga Desember 2025 dan akan kembali diusulkan untuk dilanjutkan pada tahun 2026 melalui APBN.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Idham Chalid menjelaskan, layanan KM Gandha Nusantara 05.

Merupakan program angkutan perintis yang dianggarkan setiap tahun oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini melalui Kementerian Perhubungan.

“Pelaksanaan layanan ini berlangsung sampai Desember 2025. Untuk tahun depan, kami juga sudah diminta kembali mengusulkan layanan yang sama dalam APBN 2026,” ujar Idham, Senin (12/5).

Menurut Idham, rute Tarakan–Ancam dinilai strategis karena menghubungkan pusat logistik dengan wilayah-wilayah yang memiliki potensi pertanian dan perkebunan.

Hal ini menjadi salah satu pertimbangan kuat bagi Pemerintah Pusat untuk terus mendukung layanan ini.

Layanan KM Gandha Nusantara 05 hanya dilakukan sekali dalam seminggu. Dari sisi kapasitas, KM Gandha Nusantara 05 mampu mengangkut 80 penumpang dan kendaraan roda dua.

Namun, tidak direkomendasikan untuk memuat kendaraan roda empat karena ukuran kapal yang kecil. Dengan kapasitas hanya 93 Gross Tonnage (GT) dan kecepatan pelayaran sekitar 5 knot.

“Untuk roda dua maksimal sekitar 18 hingga 20 unit per sekali jalan. Sedangkan kendaraan roda empat diarahkan ke kapal ferry Semawang yang kapasitasnya lebih besar,” jelasnya.

Untuk memudahkan masyarakat, pemesanan tiket dilakukan secara online melalui aplikasi Pelni, selaku operator yang ditunjuk Kementerian Perhubungan.

Pemerintah Provinsi Kaltara hanya berperan dalam koordinasi dan pengawasan pelaksanaan layanan.

“Sama seperti layanan Tarakan–Tawau, masyarakat bisa mendaftar melalui aplikasi Pelni. Operasional sepenuhnya di bawah Kemenhub, kita di daerah hanya membantu fasilitasi,” terangnya.

Ia berharap keberlanjutan layanan kapal perintis seperti ini akan semakin memperkuat konektivitas antarpulau dan mendorong pertumbuhan ekonomi. (fai/uno)

Editor : Nurismi
#KM Gandha Nusantara 05 #Ancam #tanjung selor #Tarakan #Kaltara #rute