Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Tiga Jurus Kaltara Sukseskan Program Pusat Tanpa Jebol APBD

Beraupost • Jumat, 2 Mei 2025 | 08:45 WIB

Zainal Arifin Paliwang, Gubernur Kaltara (HRK)
Zainal Arifin Paliwang, Gubernur Kaltara (HRK)

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen menjaga konektivitas anggaran, sekaligus menjalankan program prioritas nasional tanpa mengorbankan efisiensi belanja daerah.

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menyampaikan, meski anggaran daerah tetap dievaluasi dan disesuaikan setiap triwulan. Pemprov tidak akan mengabaikan program strategis yang digulirkan Pemerintah Pusat.

“Kita akan terus melakukan korektivitas agar setiap rupiah APBD dipakai secara tepat. Namun, kita juga wajib menjalankan instruksi Presiden di daerah,” tegasnya, Rabu (30/4).

Tiga program yang menjadi fokus pelaksanaan di Kaltara yakni Makan Bergizi Gratis. Dengan menyediakan paket pangan sehat bagi keluarga pra-sejahtera untuk menekan angka stunting dan malnutrisi.

Sekolah Rakyat, pendirian vokasi dan literasi masyarakat. Lahan untuk satu Sekolah Rakyat telah siap di Kabupaten Bulungan.

Kemudian, Koperasi Merah Putih, berupa pembinaan dan permodalan koperasi berbasis komunitas di desa-desa terpencil.

“Ketiga program tersebut, sepenuhnya selaras dengan visi ekonomi inklusif dan transparansi anggaran yang diusung provinsi,” ungkapnya.

Tanpa mengganggu efisiensi APBD, menjadi salah satu penegasannya.

Menjawab kekhawatiran penambahan program nasional bisa membengkakkan belanja, ia memastikan efisiensi tidak mengganggu.

Perjalanan dinas pegawai bisa di efisiensi bukan program prioritas. Misalnya, maksimal tiga kali per tahun, dari sebelumnya rata-rata sepuluh kali.

Rapat-rapat operasional yang dinilai tidak mendesak atau tidak menghasilkan kebijakan strategis dibatalkan.

“Insya Allah, pemangkasan perjalanan dan rapat tidak akan mengganggu kelancaran pelaksanaan program pusat. Justru ini memastikan alokasi dana bergeser ke hal-hal yang lebih produktif,” terangnya.

Dengan pendekatan ini, Pemprov Kaltara berharap mampu menjaga keseimbangan antara kewajiban nasional dan kemampuan fiskal daerah.

Ini juga menjadi contoh bagi provinsi lain dalam memadukan akuntabilitas anggaran dan pelayanan publik yang maksimal. (fai/uno)

Editor : Nurismi
#belanja daerah #Program Prioritas Nasional #efisiensi #pemprov kaltara