TARAKAN - Imigrasi Kelas II TPI mencatat sebanyak 1.848 penumpang melintasi jalur internasional di PelabuhanMalundung selama periode mudik Lebaran 2025.
Dari data tersebut, terdapat 828 penumpang yang tibadan 656 penumpang yang berangkat.
Kepala Kantor Imigrasi Tarakan, Mohammad Sungeb menyatakan, dari828 penumpang yang tiba, 585 merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dan 243 Warga Negara Asing (WNA). Data ini dikumpulkan dari 27 Maret-8 April 2025.
“Di antara penumpang asing, 228 berasal dari Malaysia, 5 dari Tiongkok, 1 dari Filipina, 1 Polandia, 2 orang Spanyol, dan 6 asal Amerika Serikat,” sebutnya.
Sungeb menambahkan, tujuan kedatangan penumpang keIndonesia, khususnya ke Tarakan, bervariasi.
Beberapadatang untuk berlibur di sekitar Tarakan, sedangkan yang lain melanjutkan perjalanan ke Kalimantan Timur, seperti Kabupaten Berau dan Pulau Maratua.
“Beberapa penumpang melanjutkan perjalanan merekauntuk wisata di daerah lain di Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, dari 656 penumpang yang berangkat, terdapat 463 WNI dan 193 WNA.
Berbeda denganpenumpang yang tiba, mereka yang berangkatkebanyakan menuju Tawau, Malaysia, untuk merayakanIdulfitri.
“Sebagian berangkat untuk liburan atau melanjutkanperjalanan ke daerah asal karena tidak dapat tiket mudikmelalui bandara,” jelas Sungeb.
Tren mudik dimulai sekitar tanggal 24 Maret 2025, dengan puncaknya terjadi pada 27, 28, dan 29 Maret.
Pada 27 dan 28 Maret ada keberangkatan dan kedatanganpenumpang. Sementara pada 29 Maret hanya adakedatangan dengan satu kapal yang beroperasi.
“Jumlah penumpang pada tanggal tersebut berkisarantara 100 hingga 200 orang. Pada 29 Maret, hanya adasatu kedatangan karena kapal baru beroperasi kembalipada 3 April. Penumpang mulai tiba kembali pada 30 Maret hingga 2 April,” pungkasnya. (sas/uno)
Editor : Nurismi