Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Ayo Tunjukin Rumah Jabatan Gubernur Kaltara Sudah Hampir Rampung dan Siap Huni

Beraupost • Kamis, 19 Desember 2024 | 08:40 WIB

MASIH PENGERJAAN: Rumah jabatan Gubernur Kaltara yang hampir rampung 100 persen di Kota Baru Mandiri Tanjung Selor. (FAISAL/HRK)
MASIH PENGERJAAN: Rumah jabatan Gubernur Kaltara yang hampir rampung 100 persen di Kota Baru Mandiri Tanjung Selor. (FAISAL/HRK)

TANJUNG SELOR - Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara Ayub Reydon Lumbang Tobing mengatakan, pembangunan rumjab gubernur sudah hampir rampung. Bangunan utama rumah jabatan gubernur sudah mencapai hampir 100 persen, begitu juga dengan paviliun dan pendopo.

Meski bangunan utama sudah hampir selesai, masih ada beberapa pekerjaan yang tengah dilakukan. “Proses pemasangan jaringan listrik untuk rumah jabatan tersebut sedang diupayakan. Sementara pengerjaan lanskap dan jalan lingkar di sekitar kompleks rumah jabatan juga terus berlangsung,” terangnya, Rabu (18/12).

Tantangan utama dalam pembangunan di kawasan ini adalah kontur tanah yang berada di atas bukit. Ayub mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah melakukan berbagai upaya untuk mengamankan tebing agar tidak terjadi erosi berlebihan.

“Kami menggunakan vegetasi untuk menjaga stabilitas lereng,” imbuhnya.

Di sisi lain, penyediaan air bersih juga menjadi perhatian penting. Jaringan air bersih untuk kawasan Puspem Kaltara sudah terpasang. Namun untuk penyediaan air bersih yang optimal, DPUPR-Perkim Kaltara berencana berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Seperti Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V, Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW), serta PDAM yang bertanggung jawab dalam produksi air bersih.

“Kami berharap beberapa instansi terkait dapat bekerja sama dengan baik untuk memastikan pasokan air bersih. Baik untuk kawasan Puspem maupun pemukiman masyarakat di kilometer 2,” ujarnya. (fai/uno)

Editor : Nurismi