BERAU POST - Tak sedikit orang mengira semua buah dan sayuran bisa disimpan dengan cara yang sama.
Padahal, kesalahan kecil seperti menyimpan tomat berdekatan dengan mentimun atau mencuci buah terlalu dini dapat mempercepat pembusukan.
Dilansir dari laman WebMD, berikut sejumlah tips ilmiah untuk menjaga kesegaran dan nutrisi bahan pangan lebih lama.
1. Jangan Simpan Tomat dan Mentimun Berdekatan
Salah satu penyebab buah dan sayuran cepat rusak adalah gas etilen, yaitu senyawa alami yang mempercepat proses pematangan.
Beberapa jenis buah dan sayuran menghasilkan etilen dalam jumlah tinggi, sementara yang lain sangat sensitif terhadap gas tersebut.
Karena itu, sebaiknya pisahkan penyimpanan bahan pangan yang menghasilkan etilen dari yang mudah terpengaruh olehnya.
Penghasil etilen: Apel, Melon, Alpukat, Pir, Tomat, Paprika, Pisang.
Sensitif terhadap etilen: Mangga, Asparagus, Persik, Bawang, Terong, Anggur, Mentimun.
2. Cuci Sayuran Hijau Sebelum Disimpan
Sayuran berdaun seperti bayam, selada romaine, selada merah, dan jenis selada lainnya dapat bertahan lebih lama jika dicuci terlebih dahulu menggunakan air dingin.
Buang daun yang layu atau berubah warna. Setelah dicuci, keringkan menggunakan salad spinner atau tiriskan hingga tidak terlalu basah.
Bungkus secara longgar dengan tisu dapur, lalu simpan dalam wadah atau kantong plastik di lemari pendingin.
3. Biarkan Lapisan Lilin Alaminya Tetap Menempel
Banyak buah dan sayuran memiliki lapisan lilin alami yang berfungsi mengurangi kehilangan air dan menjaga kesegarannya. Beberapa produk bahkan diberi lapisan lilin tambahan setelah panen.
Sebaiknya jangan mencuci lapisan ini sampai buah atau sayuran siap dikonsumsi. Lapisan tersebut membantu melindungi permukaan dari memar dan pembusukan dini.
Contoh produk yang biasanya memiliki lapisan lilin: Apel, Lemon, Nektarin, Jeruk, Mentimun, Paprika, Kentang, Terong.
4. Potong Daun Wortel Sebelum Disimpan
Daun hijau pada wortel terus menyerap air dan nutrisi dari umbinya. Akibatnya, wortel menjadi lebih cepat layu.
Potong bagian daun sebelum menyimpan wortel.
Simpan wortel dalam kantong plastik yang tidak terlalu rapat di laci pendingin. Dengan cara ini, wortel dapat bertahan hingga beberapa minggu.
Sebagai bonus, daun wortel bisa dimanfaatkan untuk membuat pesto, chimichurri, atau campuran salad.
5. Simpan Pisang di Tempat yang Sejuk
Meja dapur yang hangat dan lembap justru mempercepat proses pematangan pisang. Jauhkan pisang dari buah atau sayuran lain karena gas etilen yang dihasilkannya dapat mempercepat pembusukan bahan pangan di sekitarnya.
Saat tingkat kematangan sudah sesuai keinginan, pindahkan pisang ke kulkas untuk memperpanjang kesegarannya beberapa hari lagi. Meskipun kulitnya mungkin menghitam atau berbintik, bagian dalamnya tetap layak dikonsumsi.
6. Bekukan Jahe untuk Penyimpanan Jangka Panjang
Jika sering tidak sempat menghabiskan jahe segar sebelum mengering atau berjamur, cobalah menyimpannya di freezer.
Jahe dapat dipotong, diiris, atau diparut tanpa perlu dikupas terlebih dahulu. Bungkus rapat menggunakan aluminium foil atau kantong khusus freezer agar tidak terkena udara. Dengan cara ini, jahe dapat bertahan setidaknya tiga bulan.
7. Simpan Bawang dengan Sirkulasi Udara yang Baik
Bawang membutuhkan lingkungan yang sejuk, kering, dan memiliki aliran udara yang baik agar tidak cepat membusuk.
Hindari menyimpannya dalam kantong plastik tertutup. Jika menggunakan kantong jaring, gantung di tempat yang kering.
Bawang yang sudah dipotong sebaiknya disimpan di dalam kulkas dan biasanya masih baik digunakan selama beberapa hari.
8. Simpan Buah Beri di Suhu Dingin
Stroberi, raspberry, blueberry, dan blackberry akan bertahan lebih lama jika disimpan dalam lemari pendingin pada suhu di bawah 4°C.
Kelembapan berlebih dapat mempercepat munculnya jamur dan membuat teksturnya lembek. Karena itu, cuci buah beri hanya ketika akan dikonsumsi.
9. Bungkus Seledri dengan Aluminium Foil
Seledri mengandung banyak air dan sangat sensitif terhadap gas etilen. Untuk menjaga kerenyahannya, bungkus seledri dengan aluminium foil lalu simpan di laci pendingin.
Alternatif lainnya adalah membungkusnya dengan tisu kering sebelum dimasukkan ke kantong plastik. Dengan penyimpanan yang tepat, seledri dapat bertahan selama beberapa minggu.
10. Simpan Lemon dan Jeruk Nipis dalam Kantong Tertutup
Menyimpan lemon atau jeruk nipis di meja dapur memang terlihat menarik, tetapi kondisi tersebut membuat buah cepat kehilangan kelembapan.
Masukkan buah ke dalam kantong plastik kedap udara, keluarkan sebanyak mungkin udara dari dalam kantong, lalu simpan di kulkas. Cara ini dapat menjaga kesegarannya hingga sekitar satu bulan.
Editor : Nurismi