BERAU POST - Perona pipi atau blush on menjadi salah satu andalan makeup agar wajah terlihat tidak pucat. Namun, jika pengaplikasiannya tidak tepat alias asal, blush justru bisa membuat tampilan wajah menjadi aneh.
Diungkapkan Zahrah Ayu Novianti, Marketing ETUDE Indonesia, tren makeup kini mengarah pada tampilan natural dan skin-like.
Sehingga, makeup enthusiast tetap ingin menonjolkan kesegaran alami wajah menjadi standar baru bagi wanita Indonesia dalam beraktivitas sehari-hari.
Seiring dengan berkembangnya preferensi kecantikan di tanah air, mereka pun lebih mengutamakan tampilan complexion yang sehat, ringan, dan terlihat seperti kulit asli. Termasuk untuk blush on.
Namun sayangnya, di Indonesia, umumnya produk blush baik powder maupun cream, kerap menghasilkan warna yang terlalu pekat, sulit di-blend, dan jauh dari kesan natural yang diinginkan. Hasilnya, tampilan yang terkesan berlebihan, bukan glowing yang diinginkan.
“Tantangan terbesar bagi para pecinta makeup di Indonesia sering kali bukan pada pilihan warna, melainkan pada kontrol intensitas produk saat diaplikasikan ke wajah,” ujarnya baru-baru ini.
Untuk itu, tak salahnya menggunakan blush on cair, yang diformulasikan menyatu dengan kulit, menciptakan efek #InnerGlowChargeCheek yang tampak seperti bersinar alami dari dalam, seamless, buildable, dan flawless tanpa effort berlebih. Seperti Kong Kong Blusher dari ETUDE.
2 Teknik Viral Penggunaan Blush on Cair
Tapi, selain digunakan untuk perona pipi, blush on cair bisa digunakan untuk ‘mewarnai’ area wajah lainnya. Ada beberapa cara kreatif untuk mengaplikasikan blush on cair selain untuk perona. Termasuk teknik-teknik yang sedang viral di kalangan beauty enthusiast global.
Pertama, Teknik Viral China — Blush Sekaligus Highlight & Concealer
Tren yang meledak di komunitas beauty China dan kini menyebar ke seluruh Asia, yakni menggunakan satu produk blush cair sebagai tiga fungsi sekaligus. Bahkan bisa digunakan sebagai concealer ringan.
Misalnya, jika kamu menggunakan Kong Kong Blusher, gunakan seri Peach Kong atau Slow Kong. Cukup aplikasikan tipis-tipis pada area kemerahan atau bekas jerawat ringan menggunakan ujung sponge. Warna nude dari keduanya dapat menyamarkan ketidakmerataan warna kulit secara natural.
Kedua, Draping Technique — Contouring dengan Blush
Teknik draping sedang naik daun sebagai alternatif contouring modern. Aplikasikan blush on cair dari pelipis, turun mengikuti tulang pipi, lalu sambungkan ke hidung secara tipis.
Hasilnya adalah wajah yang tampak lebih terdefinisi secara natural tanpa bayangan gelap kontur konvensional. Ideal untuk foto dan video karena menghasilkan dimensi wajah yang fotogenik.
Untuk mendapatkan hasil optimal, kamu bisa lakukan tiga langkah mudah. Pertama, Selalu kocok 1–2 kali sebelum digunakan untuk mencampur formula pigmen secara merata.
Kedua, aplikasikan di atas foundation atau skin tint yang sudah diset untuk hasil yang lebih tahan lama. Dan Ketiga, untuk tampilan lebih intens, tunggu lapisan pertama mengering sempurna baru tambahkan lapisan kedua.