Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Tren Ciput 'Nenek' Kembali Hits: Intip Tips Perawatan Rambut Biar Gak Lepek dan Tetap Wangi

Beraupost • Rabu, 18 Maret 2026 | 10:15 WIB

Ilustrasi lace inner. (Instagram: @sashfir)
Ilustrasi lace inner. (Instagram: @sashfir)

BERAU POST - Belakangan ini tren fashion hijab sedang viral dengan penggunaan ciput, khususnya model lace inner dengan gaya renda vintage, yang sengaja ditampilkan saat berhijab.

Gaya ciput berbahan lace atau renda ala 'nenek' ini kembali populer setelah dikenakan kembali oleh seorang influencer hijabers @sashfir di postingan instagramnya.

Namun, ciput bukan sekedar penutup kepala dan pelengkap fashion bagi para hijabers. 

Tetapi ciput memiliki fungsi lebih dari itu, yakni untuk membantu menutup rambut sebagai aurat agar tidak mudah terlihat saat mengenakan hijab.
 
Selain itu ciput juga bermanfaat untuk menyerap keringat di kulit kepala, melindungi rambut dari gesekan dengan hijab, serta memberikan tampilan hijab yang lebih rapi. 

Meski begitu, Penggunaan ciput yang terlalu sering dan dalam jangka waktu seharian juga bisa menimbulkan masalah berkelanjutan seperti kulit kepala berminyak, masalah ketombe, bau apek, sampai rambut rontok.
 
Oleh karena itu, berikut tips bagi anda hijabers yang memakai ciput supaya rambut anda tetap sehat dan kulit kepala anda terjaga.  

1. Pakai ciput saat rambut benar-benar kering

Hindari pemakaian ciput saat kondisi rambut masih basah atau lembab. Hal ini dapat menyebabkan kulit kepala menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab ketombe.

Kulit kepala yang tertutup oleh ciput saat rambut belum kering sepenuhnya, juga dapat membuat rambut berminyak yang memicu lepek dan bau apek.

Sebaiknya pakailah ciput saat rambut sudah benar-benar kering, baik dengan cara diangin-anginkan atau memakai hair dryer suhu rendah supaya rambut tidak mudah rusak.

2. Pilih bahan ciput yang sesuai

Saat menggunakan ciput, pilih bahan yang tepat dan berkualitas. Seperti katun yang dapat menyerap keringat, sehingga membantu mengurangi minyak berlebih.

Kemudian satin yang dapat meminimalisir gesekan rambut agar akar rambut tidak mudah rusak.

Sebaiknya, hindari penggunaan bahan sintetik yang cenderung menyimpan panas dan membuat rambut lembab dan lepek.

3. Gunakan produk hair care yang tepat

Bagi hijabers, pemilihan produk shampoo juga penting. Anda bisa menggunakan shampo yang dirancang khusus untuk rambut berhijab dengan fungsi mengangkat sel kulit mati, anti ketombe, dan anti lepek.

Shampoo hijabers dengan fungsi khusus tersebut mampu menjaga rambut tetap segar dan tidak mudah gatal meskipun memakai ciput seharian.

4. Jangan mengikat rambut terlalu kencang

Berikutnya, disarankan untuk tidak mengikat rambut terlalu kencang saat menggunakan ciput.

Hindari juga mengikat rambut dalam kondisi basah karena dapat memicu kerontokan akibat akar rambut yang tertarik.

Sebagai solusinya Anda bisa memakai ikat rambut dengan bahan ringan dan lembut. 

5. Istirahatkan rambut 

Saat berada di dalam rumah, seger lepas ciput dan atau hijab untuk mengistirahatkan rambut supaya kulit kepala anda bisa bernapas dan mendapatkan sirkulasi udara dengan baik. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#ciput #renda #hijabers