Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jangan Tertipu Fisik Gemoy! Terungkap Rahasia 'Hidden Hunger' yang Mengincar Anak-Anak Meski Tampak Kenyang

Beraupost • Jumat, 13 Februari 2026 | 07:49 WIB
Ilustrasi saat anak disuguhkan sepotong pizza. (Freepik)
Ilustrasi saat anak disuguhkan sepotong pizza. (Freepik)

BERAU POST - Faktanya, penting untuk mempertimbangkan bahwa kekurangan gizi pada anak tidak selalu terlihat oleh penampilan luarnya.

Dikutip dari Healts Shots, kelaparan tersembunyi menjadi masalah yang diam-diam namun signifikan di antara banyak anak selama masa pertumbuhan mereka.

Meski  tampak cukup makan tetapi kekurangan nutrisi, contohnya kasus seperti di mana anak-anak tampak sehat, mengonsumsi kalori yang cukup, tetapi kekurangan mikronutrien, yuk intip penyebabnya.

Pola makan yang terlalu banyak mengandung makanan olahan

Saat ini, sebagian besar makanan yang dikonsumsi anak-anak dan remaja adalah makanancepat saji dan makanan olahan yang dapat dimasak dan dimakan hampir seketika.

Contohnya yaitu camilan, sereal manis, minuman manis, makanan cepat saji, dan makanan kemasan, yang tinggi kalori, garam, gula, dan lemak tidak sehat tetapi rendah vitamin, mineral, dan serat,

Kebiasaan makan yang selektif

Jika dibiarkan, kebiasaan makan pilih-pilih umum terjadi di kalangan anak-anak, dapat menyebabkan pola makan yang sangat monoton dan kurang variasi.

Kebanyakan  anak hanya mengonsumsi beberapa makanan 'aman', melewatkan seluruh kelompok makanan seperti buah-buahan, sayuran, dan makanan kaya protein, sehingga mereka kekurangan nutrisi.

Iklan makanan yang menyesatkan

Salah satu alasan utama mengapa anak-anak lebih tertarik pada makanan tersebut adalah cara pemasarannya atau iklan yang beredar.

Biasanya, makanan tersebut dikemas dengan kemasan yang cerah dan berwarna-warni serta karakter kartun, sehingga pilihan yang tidak sehat menjadi lebih menarik.

Pada saat yang sama, orang tua juga mengabaikan tingginya kadar gula dan zat aditif dalam produk-produk ini karena label seperti ‘alami’ dan ‘sehat’.

Gaya hidup yang sibuk
Orang tua juga dengan mudah memberikan makanan seperti itu kepada anak-anaknya karena makanan tersebut seringkali sangat mudah dimasak, ini menyebabkan mereka kurang nutrisi yang seimbang. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#gizi anak #hidden hunger #Tampak #sehat