Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bikin Risih! Cek 10 Penyebab Gatal pada Dada, dari Alergi Biasa Sampai Tanda Penyakit Serius

Beraupost • Minggu, 28 September 2025 | 13:45 WIB
Ilustrasi gatal di dada. (Freepik)
Ilustrasi gatal di dada. (Freepik)

BERAU POST - Rasa gatal pada kulit dikenal pruritus sering kali menganggu kenyamanan, terutama di area dada.

Kondisi ini bisa dipicu berbagai faktor, mulai dari alergi, gangguan kulit seperti psoriasis, hingga masalah serius seperti gangguan ginjal atau hati.

Gatal dapat terbatas pada area dada atau menyebar ke seluruh tubuh, dan bisa muncul dengan atau tanpa ruam.

Dilansir dari Medical News Today, inilah 10 penyebab dada terasa gagal yang jarang diketahui banyak orang. 

1. Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah jenis eksim yang muncul ketika kulit bereaksi terhadap zat tertentu.

Gejalanya meliputi gatal, ruam, sensasi terbakar, kemerahan, dan pembengkakan.

Pemicu yang umum antara lain bahan kimia atau pewarna pada pakaian, deterjen, lembar pengering, perhiasan berbahan nikel, produk kosmetik, serta wewangian.

Pencegahan terbaik adalah mengenali dan menghindari pemicunya. Krim steroid topikal dan antihistamin dapat meredakan gejala.

2. Kulit Kering
 
Kulit yang sangat kering dapat menyebabkan rasa gatal yang tidak nyaman.

Udara yang terlalu panas atau dingin dengan kelembapan rendah, atau kebiasaan mencuci kulit dengan sabun keras, dapat memicu kulit kering.

Gejalanya meliputi kulit bersisik, pecah-pecah, atau tampak keabu-abuan. Gunakan pelembap dan hindari menggaruk agar kulit tidak terinfeksi.

3. Gigitan Serangga

Gigitan serangga seperti nyamuk atau kutu kasur dapat menyebabkan bentol merah yang sangat gatal.

Jika dada sering gatal terutama saat tidur, periksa kemungkinan adanya kutu kasur.

4. Herpes Zoster (Shingles)

Penyakit ini muncul akibat reaktivasi virus cacar air yang lama tertidur. Gejala awalnya berupa rasa terbakar, kesemutan, atau nyeri, sering hanya pada satu sisi tubuh.

Setelah 1–5 hari, muncul ruam merah yang berkembang menjadi lepuh. Rasa nyeri bisa bertahan lama meski ruam sudah hilang. Segera konsultasi dokter jika mengalami gejala ini.

5. Pengaruh Obat-obatan

Beberapa obat dapat menimbulkan gatal sebagai efek samping ringan, misalnya obat tekanan darah tinggi atau penurun kolesterol. Jangan menghentikan obat tanpa saran dokter.

6. Psoriasis

Psoriasis adalah peradangan kulit yang memicu area bersisik dan terkadang gatal.

Jenis inverse psoriasis muncul di lipatan kulit seperti bawah payudara dan ketiak. Krim steroid dan obat antiinflamasi sering diresepkan.

7. Terbakar Matahari (Sunburn)

Paparan sinar matahari berlebihan menyebabkan kulit terbakar, mengelupas, dan terasa panas atau gatal.

Gunakan pelembap menenangkan dan mandi air sejuk untuk meredakan.

8. Penyakit Ginjal

Gagal ginjal stadium akhir dapat menimbulkan uraemic pruritus, yakni rasa gatal kronis di punggung, kepala, perut, lengan, dan dada. Jika jarak antar dialisis terlalu lama, gatal biasanya makin parah.

9. Gangguan Tiroid

Baik hipotiroidisme maupun hipertiroidisme bisa menyebabkan gatal tanpa ruam.

Gejala lain meliputi kulit kering, rambut kasar, dan sensitivitas suhu. Perawatan dilakukan dengan obat pengatur hormon.

10. Kanker Payudara

Meski jarang, gatal dada bisa menjadi tanda kanker payudara inflamasi.

Gejalanya antara lain kulit kemerahan, terasa tebal seperti kulit jeruk, dan perubahan pada puting. Segera temui dokter jika mengalami tanda ini.

Penanganan dada gatal tergantung pada penyebabnya. Jika alergi, antihistamin seperti diphenhydramine (Benadryl) dapat membantu, meski bisa menyebabkan kantuk.

Untuk biduran, antihistamin non-mengantuk seperti cetirizine (Zyrtec) bisa digunakan dengan hati-hati. Dokter juga dapat meresepkan salep khusus untuk kondisi seperti psoriasis.

Perawatan di Rumah

Batasi waktu mandi 5–10 menit dengan air hangat, bukan panas

Gunakan deterjen bebas pewangi

Pilih sabun lembut untuk kulit sensitif

Oleskan krim atau salep pelembap (misalnya petroleum jelly) segera setelah mandi

Hindari lotion yang dapat mengeringkan kulit

Jangan menggaruk kulit agar tidak iritasi. (jpg/smi) 

 
Editor : Nurismi
#gatal #kulit