Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jangan Lakukan! 8 Red Flag Etiket Makan yang Bikin Orang Menilaimu Rendah

Beraupost • Jumat, 26 September 2025 | 11:10 WIB
Ilustrasi peralatan makan yang dirapikan usai digunakan di restoran. (Freepik)
Ilustrasi peralatan makan yang dirapikan usai digunakan di restoran. (Freepik)

BERAU POST- Etiket makan saat di restoran dapat menjadi penilaian seseorang dalam membawa diri, baik itu tentang bagaimana cara mereka dibesarkan.

Ada beberapa kebiasaan yang secara tidak sengaja dapat menunjukkan kurangnya etika, kelas sosial, dan sopan santun.

Melansir dari Geediting.com, mengamati kebiasaan ini dapat menjadi petunjuk. Mengenalinya bisa membantu kita memahami pentingnya menghormati ruang sosial bersama.

Mari kita pelajari lebih lanjut delapan kebiasaan ini.

1. Kebiasaan Mengabaikan Serbet

Kebiasaan ini adalah tanda pertama yang mudah terlihat. Seseorang yang tidak menggunakan serbet sama sekali dapat terlihat kurang memahami etiket.

Mereka mungkin tidak tahu serbet harus diletakkan di pangkuan.

2. Kekacauan Penggunaan Peralatan Makan

Satu di antara tanda yang jelas adalah cara seseorang memegang peralatan makan.

Terlihat kikuk atau salah menggunakannya adalah petunjuk bahwa etiket makan tidak diajarkan secara ketat. Mengetahui cara memegang pisau dan garpu adalah hal dasar.

3. Berbicara dengan Suara Keras

Berbicara terlalu keras di restoran adalah kesalahan umum yang menunjukkan kurangnya sopan santun.

Perilaku ini dapat mengganggu kenyamanan pelanggan lain di sekitarnya. Di Jepang, berbicara keras di tempat umum dianggap sangat tidak sopan.

4. Menguasai Meja dengan Gadget

Di era digital ini, banyak orang terpaku pada layar ponselnya. Namun, terus-menerus bermain gadget di meja makan menunjukkan kurangnya perhatian. Hal ini dapat menghina lawan bicara Anda yang hadir.

5. Kekacauan Sisa Makanan

Perilaku ini mengacu pada kebiasaan meninggalkan sisa makanan dan piring yang berantakan. Ini menunjukkan kurangnya pertimbangan dan rasa hormat terhadap staf restoran.

Membiarkan meja kotor dapat memperlambat pekerjaan mereka.

6. Terlalu Sopan Berlebihan

Meskipun mengejutkan, bersikap terlalu sopan dapat menunjukkan kurangnya etiket yang tepat.

Seseorang yang secara berlebihan berterima kasih atau menggunakan formalitas tidak perlu bisa terlihat tidak tulus.

Mereka mungkin berusaha keras tampil berkelas, menutupi kurangnya sopan santun.

7. Petunjuk Terkait Uang Tip

Cara seseorang memberikan tip dapat mengungkapkan banyak hal tentang karakter mereka.

Seseorang yang tidak tahu berapa banyak tip yang harus diberikan dapat menunjukkan kurangnya pengalaman. Ini adalah salah satu tanda yang sering diabaikan.

8. Kebiasaan Memotong Pembicaraan

Menginterupsi atau memotong pembicaraan orang lain secara terus-menerus adalah tanda kurangnya rasa hormat.

Hal ini tidak hanya mengganggu alur percakapan, tetapi juga menunjukkan mereka tidak peduli. Mereka hanya ingin fokus pada apa yang ingin mereka katakan.

Etiket di restoran tidak hanya tentang mengikuti serangkaian aturan sosial yang ketat. Lebih dari itu, etiket adalah tentang menunjukkan rasa hormat kepada orang-orang di sekitar Anda.

Memperhatikan hal-hal kecil dapat membuat pengalaman makan bersama lebih menyenangkan.

Penting untuk menyadari bahwa tindakan kecil sehari-hari dapat memberikan kesan besar.

Dengan bersikap penuh perhatian dan penuh pertimbangan, kita dapat mencerminkan didikan yang baik. Ini akan menjadikan kita manusia yang lebih baik. (jpg/smi)
 

 

Editor : Nurismi
#etika #peralatan makan