Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Awas Gagal Ginjal! Hindari 5 Kebiasaan Sepele yang Merusak Ginjalmu, Salah Satunya Malas Gerak

Beraupost • Senin, 15 September 2025 | 13:40 WIB
Malas bergerak bisa memicu penyakit ginjal. (Freepik)
Malas bergerak bisa memicu penyakit ginjal. (Freepik)

BERAU POST - Kesehatan ginjal sering kali baru terasa penting ketika fungsinya sudah terganggu.

Padahal, tanpa kita sadari, ada kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele tapi bisa merusak ginjal perlahan hingga berujung gagal ginjal.

Dilansir dari Instagram @dokterdecsa, banyak pasien gagal ginjal yang ternyata memiliki pola hidup dengan kebiasaan sepele namun berbahaya bagi kesehatan ginjal. Apa saja? Yuk simak!

1. Konsumsi Obat Nyeri Berkepanjangan

Obat nyeri memang bisa membantu meredakan sakit, namun penggunaan jangka panjang bisa mengiritasi ginjal hingga menurunkan fungsinya.

Menurut Rumah Sakit Hermina, obat-obatan tertentu dapat mengganggu aliran darah ke ginjal dan menyebabkan kerusakan pada jaringan ginjal.

Jadi, gunakan obat seperlunya dan selalu konsultasi dengan dokter.

2. Makan Terlalu Asin

Tahukah kamu, rata-rata orang Indonesia bisa mengonsumsi garam lebih dari 15 gram per hari, padahal batas aman WHO hanya 5 gram.

Menurut Alodokter, konsumsi garam berlebih membuat ginjal bekerja lebih keras untuk membuang natrium. Hal ini dapat merusak ginjal dan menyebabkan gagal ginjal.

Sebaiknya batasi makanan olahan seperti sosis, kornet, atau ikan asin, dan pilih makanan dengan label rendah garam jika tersedia.

3. Jarang Minum Air Putih

Air putih berperan penting dalam membantu ginjal membuang sisa metabolisme dan racun dari tubuh agar ginjal tetap sehat.

4. Menyepelekan Tekanan Darah dan Gula Darah

Hipertensi dan diabetes sering dianggap penyakit biasa, padahal keduanya penyebab utama gagal ginjal kronis.

Kalau sudah terdiagnosis, jangan malas untuk kontrol dan minum obat sesuai anjuran dokter.

5. Malas Bergerak alias Mager

Kurang aktivitas fisik bisa memicu sindrom metabolik, yang meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes. Pada akhirnya, ginjal pun ikut terdampak.

Tubuh yang jarang bergerak, menurut laman Jaga Diri, akan membuat metabolisme melambat, daya tahan tubuh menurun, dan risiko berbagai penyakit serius meningkat.

Ginjal memang organ yang pendiam, tetapi bisa rusak diam-diam akibat kebiasaan kita sendiri.

Mulai sekarang, yuk jaga kesehatan ginjal dengan minum cukup air, batasi garam, rajin bergerak, dan kontrol tekanan darah maupun gula darah secara rutin. (jpg/smi)
 

 

Editor : Nurismi
#kesehatan ginjal #malas bergerak #gagal ginjal