BERAU POST - Membaca novel dan cerpen tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu melepas penat setelah menjalani rutinitas harian.
Kini, dengan hadirnya berbagai platform digital, pembaca bisa menikmati cerita kapan saja dan di mana saja hanya melalui gawai.
Menariknya, sejumlah platform novel digital bahkan menyediakan akses gratis bagi pengguna.
Sementara bagi penulis lokal yang baru merintis karier, platform-platform ini bagaikan panggung unjuk karya.
Berikut empat platform untuk membaca novel dan cerpen yang patut dicoba:
1. Klaklik
Klaklik adalah platform baca dan tulis cerita fiksi di bawah naungan MNC Group.
Dilansir dari situsnya klaklik.com (28/8), platform ini menyediakan beragam bentuk karya untuk dinikmati, mulai dari novel, cerpen, komik, skenario, hingga chat story.
Genre cerita di platform ini pun beragam, mulai dari romance, fantasi, thriller, hingga slice of life.
Keunggulannya dibanding platform sejenis, Klaklik menyediakan fitur membaca dengan suara.
Jadi, dengan menggunakan earphone, pengguna bisa dibacakan novel sembari mengerjakan rutinitas harian.
Sementara dari sisi penulis, platform Klaklik kerap mengadakan kompetisi menulis.
Kompetisi ini memungkinkan karya penulis diadaptasi menjadi serial atau sinetron di MNC Pictures.
2. Kwikku
Kwikku mulanya dikenal sebagai jejaring sosial buatan mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Kini Kwikku berkembang menjadi salah satu platform baca novel dan cerpen digital yang cukup populer.
Dilansir dari situsnya kwikku.com, platform ini memiliki beragam bentuk konten, ada novel, cerpen, webtoon, script film, dan flash fiction.
Kwikku menghadirkan cerita dari penulis pemula sampai penulis populer yang sudah punya basis pembaca.
Harga karya di Kwikku bervariasi, ada yang Rp1.000 hingga Rp70.000. Harga tersebut tergantung bentuk karya (cerpen/novel) dan nama penulis.
Namun jangan khawatir, di Kwikku sebagian karyanya masih bisa dinikmati tanpa membayar alias gratis.
Kwikku terbilang cukup rajin mengadakan kompetisi bagi para penulis, seperti kompetisi novel, webtoon, hingga script film.
Selain itu, Kwikku kerap mendokumentasikan diskusi online bersama penulis ternama seperti Dee Lestari, Okky Madasari, dan Ahmad Fuadi.
Sehingga, bagi penulis pemula, bisa menjadi bahan pembelajaran mengasah tulisan agar lebih baik lagi.
3. KaryaKarsa
KaryaKarsa merupakan salah satu platform paling awal yang mengusung konsep memberi dukungan finansial langsung kepada kreator.
Dilansir dari laman karyakarsa.com, platform ini memiliki konten yang rata-rata berbayar.
Cara membeli karya dengan menukarkan saldo pengguna menjadi kakoin (mata uang di KaryaKarsa).
KaryaKarsa juga dikenal dengan banyaknya bentuk konten yang ditawarkan, tidak hanya novel dan cerpen, di platform ini pengguna bisa mengakses karya fotografi, animasi, hingga musik.
Meski rata-rata berbayar, ada juga beberapa konten di KaryaKarsa yang bisa diakses secara gratis.
4. Gramedia Writing Project (GWP)
Didukung oleh nama besar Gramedia, Gramedia Writing Project (GWP) adalah platform menulis dan membaca yang menyediakan bacaan fiksi berkualitas.
Salah satu pembeda dari GWP adalah adanya kurasi yang ketat dari tim editorial.
Dilansir dari laman gwp.id, platform ini memiliki banyak genre karya, mulai dari metropop, teenlit, fantasi, horror, bahkan ada juga kategori nonfiksi dan travel writing.
Berbeda dari platform lainnya, GWP memang tidak menyediakan layanan berbayar untuk konten-kontennya.
Namun bagi penulis yang karyanya dinilai berkualitas dan digemari pembaca, cerita mereka berpotensi diterbitkan oleh Gramedia.
Secara umum konten novel dan cerpen di GWP bisa diakses secara gratis, kecuali yang sudah diterbitkan oleh Gramedia.
Dengan hadirnya empat platform tersebut, membaca kini jadi lebih mudah dan murah.
Semua bisa dilakukan melalui ponsel pintar, dengan pilihan genre yang beragam sesuai minat pembaca. (jpg/smi)