Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Panduan Lengkap: Cara Mudah Memilih Ikan Segar untuk Masakan Sehari-hari

Beraupost • Senin, 8 September 2025 | 09:00 WIB
Ilustrasi ikan segar. (Freepik)
Ilustrasi ikan segar. (Freepik)

BERAU POST - Salah satu sumber protein hewani yang bisa didapatkan manfaatnya untuk kesehatan adalah ikan.

Tak hanya populer, kebanyakan masyarakat Indonesia lebih memilih ikan menjadi lauk utama harian.

Namun, tidak semua ikan yang dijual di pasaran dalam kondisi segar sehingga pembeli perlu lebih cermat saat memilihnya.

Kesalahan dalam memilih ikan bisa berisiko bagi kesehatan karena ikan yang tidak segar rentan mengandung bakteri atau kuman berbahaya.

Dilansir dari TikTok @sultan.maulama.1527, berikut ini tips memilih ikan segar agar aman saat dikonsumsi.

1. Perhatikan Mata Ikan

Mata ikan segar terlihat jernih dan menonjol, sedangkan ikan tidak segar biasanya bermata cekung dengan warna keabu-abuan.

Semakin jernih matanya, semakin baik kondisi ikan, sehingga layak diolah menjadi berbagai jenis masakan.

2. Cek Kondisi Insang

Insang ikan segar berwarna merah cerah atau merah muda, sedangkan ikan tidak segar berwarna pucat kecokelatan bahkan berlendir.

Dilansir dari TikTok @syifacateringservice, warna insang adalah indikator penting karena bagian ini berfungsi langsung untuk pernapasan ikan.

Jika insang terlihat berlendir atau gelap, sebaiknya hindari ikan tersebut karena menandakan sudah tidak segar lagi.

3. Lihat Warna dan Tekstur Daging

Daging ikan segar terasa kenyal dan akan kembali ke bentuk semula setelah ditekan ringan.

Kulit ikan segar menampilkan warna cerah dengan sisik yang masih menempel kuat, sedangkan ikan tidak segar cenderung kusam.

Jika daging lembek dan meninggalkan bekas tekan, itu tanda ikan sudah tidak layak konsumsi karena kualitasnya menurun.

4. Cium Aroma Ikan

Bau ikan segar umumnya seperti aroma laut atau amis alami yang lembut, tidak menyengat berlebihan.

Sebaliknya, ikan tidak segar biasanya mengeluarkan bau asam menusuk mirip amonia yang menandakan adanya pembusukan.

Aroma merupakan cara paling sederhana untuk menilai kualitas ikan tanpa harus membuka bagian tubuhnya.

5. Periksa Kondisi Badan Ikan

Ikan segar memiliki perut utuh tanpa robekan dan tidak dipenuhi lendir berlebih di permukaannya.

Badan ikan yang sudah tidak segar biasanya berlendir banyak atau bagian perutnya robek karena proses pembusukan.

Kondisi badan yang utuh menjadi tanda penting bahwa ikan masih segar dan siap diolah.

Memilih ikan segar memang membutuhkan ketelitian, tetapi dengan memperhatikan mata, insang, daging, aroma, dan badan ikan, risiko tersebut bisa dihindari.

Tips ini bermanfaat agar ikan yang diolah menjadi makanan bisa lebih aman dan berkualitas sehingga gizi dari ikan dapat terserap maksimal oleh tubuh.

Selalu pastikan ikan yang dibeli memenuhi ciri kesegaran agar kesehatan tetap terjaga bersama keluarga tercinta. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#ikan segar #tips memilih