Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Anak Terkena Cacar Air? Ini 5 Tips Perawatan di Rumah yang Tepat

Beraupost • Kamis, 4 September 2025 | 11:05 WIB
Ilustrasi anak terkena cacar. (Freepik)
Ilustrasi anak terkena cacar. (Freepik)

BERAU POST - Pada saat kecil sebagian orang sudah pernah mengalami cacar air. Di mana kondisi tubuh muncul ruam-ruam kemerahan dan bintik-bintik beriar yang terasa gatal.

Walau sering dianggap penyakit "wajar" karena hampir semua orang pernah mengalaminya, perlu diingat bahwa penyakit ini menular.

Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster yang dapat menyebar dengan mudah melalui droplet atau percikan air liur ketika penderita batuk, bersin, atau berbicara.

Selain itu, penularan juga dapat terjadi jika seseorang berkontak langsung dengan cairan dari pecahan bintik-bintik berair.

Penularan ini dapat terjadi mulai dari 1-2 hari sebelum ruam muncul hingga semua bintik-bintik mengering.

Walaupun termasuk penyakit ringan, cacar air dapat menimbulkan beberapa komplikasi yang lebih serius.

Menurut WHO, ada kelompok tertentu seperti bayi, ibu hamil, orang dewasa, dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah yang memiliki risiko lebih tinggi terkena komplikasi.

Adapun komplikasi ini meliputi pneumonia (infeksi paru-paru), ensefalitis (radang otak), dan infeksi bakteri kulit.

Oleh karena itu, diperlukan kesadaran akan pentingnya penanganan yang tepat bagi penderita cacar air.

Melansir dari laman Hello Sehat, ada beberapa panduan yang dapat diikuti sebagai upaya perawatan cacar air yang bisa dilakukan di rumah:

1. Pemberian Obat Acyclovir

Acyclovir merupakan obat antivirus oral yang dapat membantu mengurangi keparahan dan mempercepat proses penyembuhan cacar air.

Obat ini dapat diberikan 24 jam pertama setelah ruam atau gejala cacar air muncul. Kemudian, acyclovir akan bekerja untuk mengurangi bintik-bintik air yang terbentuk dan mempersingkat waktu sakit.

2. Meredakan Demam

Demam adalah gejala yang sangat umum menyertai cacar air. Kondisi ini juga menyebabkan anak-anak lebih rewel karena merasa tidak nyaman.

Untuk meredakan demam, Anda dapat menggunakan paracetamol atau acetaminophen sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Namun, perlu diingat untuk menghindari pemberian ibuprofen karena dapat meningkatkan risiko infeksi streptokokus yang berbahaya pada penderita cacar.

3. Kompres Air Dingin

Rasa gatal sangat umum dirasakan oleh penderita cacar air. Hal ini kerap kali membuat anak merasa tidak nyaman dan terpaksa menggaruknya, padahal jika dibiarkan justru akan meninggalkan bekas luka permanen.

Oleh karena itu, kita dapat menggunakan kompres air dingin untuk membantu meredakan rasa gatal dan peradangan pada kulit.

Selain itu, berendam dengan air dingin selama 10 menit pada beberapa hari pertama ketika terkena cacar air juga dapat membantu.

4. Memilih Makanan yang Tepat

Selain di kulit luar, cacar air juga dapat muncul di bibir dan tenggorokan. Kondisi ini membuat anak kesulitan menelan hingga kehilangan nafsu makan.

Oleh karena itu, hindari memberikan makanan yang memiliki rasa tajam seperti makanan asin, asam, pedas, atau yang bertekstur kasar karena dapat memperparah kondisi cacar di tenggorokan.

Orang tua dapat memberikan makanan dengan tekstur yang lebih lembut, halus, dan dingin seperti sup, es krim, smoothie, dan bubur. Serta pastikan anak mendapat cukup asupan cairan untuk menghindari dehidrasi.

5. Istirahat yang Cukup

Memastikan anak mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas dapat membantu proses regenerasi sel-sel darah putih yang berperan penting untuk sistem kekebalan tubuh.

Jika anak mendapatkan istirahat yang cukup, proses penyembuhan akan berjalan lebih cepat, karena tubuh memiliki energi ekstra dan sistem imun yang optimal untuk melawan infeksi virus.

Selain itu, perlu diingat untuk mengisolasikan anak atau menghindari berinteraksi dengan penderita cacar air untuk mengurangi risiko tertular.

Walaupun cacar air dapat disembuhkan dan diobati, ada baiknya untuk melakukan pencegahan dengan melakukan vaksin cacar air.

Bahkan Hello Sehat menyebutkan bahwa selambat-lambatnya anak-anak mendapatkan vaksin adalah 5 hari setelah kontak pertama dengan virus varicella-zoster atau dengan penderita cacar. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#cara menangani #anak #cacar air