Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Panduan Lengkap: Cara Merawat Telinga dengan Benar untuk Pendengaran Sehat

Beraupost • Rabu, 3 September 2025 | 08:10 WIB
Ilustrasi bagian telinga seseorang yang perlu dijaga kebersihan dan kesehatannya. (Freepik)
Ilustrasi bagian telinga seseorang yang perlu dijaga kebersihan dan kesehatannya. (Freepik)

BERAU POST - Salah satu faktor penting bagian tubuh yang dimiliki manusia yaitu indera pendengaran untuk menerima suara dari lingkungan sekitar.

Telinga memiliki struktur yang kompleks, terdiri dari telinga luar, tengah, dan dalam, yang masing-masing memiliki fungsi berbeda namun saling mendukung dalam menghantarkan gelombang suara hingga ditransmisi oleh otak.

Menjaga kebersihan dan kesehatan telinga merupakan langkah penting agar fungsi pendengaran tetap optimal.

Telinga secara alami memiliki sistem pembersihan mandiri melalui produksi kotoran telinga (serumen). Fungsinya untuk melindungi saluran telinga dari debu, kotoran, dan bakteri.

1. Menjaga Kebersihan Telinga dengan Baik

Struktur telinga terbagi menjadi tiga bagian utama, yaitu telinga luar, tengah, dan dalam. Saat melakukan perawatan, sebaiknya cukup membersihkan bagian luar atau daun telinga saja.

Hal ini karena telinga memiliki mekanisme alami untuk membersihkan diri, seperti adanya bulu halus serta bentuk telinga yang berlekuk berfungsi membantu mencegah masuknya kotoran secara berlebihan.

2. Tidak Menggunakan Cotton Bud saat Membersihkan Rongga Telinga

Penggunaan cotton bud sebenarnya kurang disarankan, karena bisa mendorong kotoran di dalam telinga lebih dalam.

Hal ini dapat menyebabkan penumpukan, sumbatan hingga gangguan pendengaran.

Selain itu, penggunaan cotton bud yang tidak hati-hati juga berisiko melukai dinding telinga atau bahkan merusak gendang telinga yang sangat sensitif.

Oleh karena itu, cukup bersihkan bagian luar telinga saja dengan kain lembut atau tisu basah, tanpa memasukkan benda lain ke dalam rongga telinga.

3. Hindari Tempat yang Menggunakan Pengeras Suara Berlebihan

Sebaiknya hindari paparan suara keras dalam jangka waktu lama, karena lingkungan yang terlalu bising dapat berdampak buruk pada pendengaran.

Jika kamu harus berada di area yang bising, misalnya saat bekerja di pabrik atau konser, gunakan pelindung telinga agar telinga tetap terlindungi.

Dikutip dari Alodokter, batas aman mendengarkan suara adalah hingga 80 desibel, dengan durasi tidak lebih dari 6 jam per hari.

Kebiasaan mendengar suara di atas 85 desibel selama 8 jam sehari akan berisiko merusak pendengaran secara tidak langsung.

4. Kurangi Penggunaan Earphone dengan Durasi yang Lama

Mendengarkan musik menggunakan earphone atau headset memang sudah menjadi kebiasaan banyak orang.

Namun, pemakaian dengan durasi yang terlalu lama bisa menimbulkan masalah pada telinga. Agar tetap aman, disarankan menggunakan earphone tidak lebih dari satu jam.

Selain itu, mendengarkan musik dengan volume tinggi dapat memicu kondisi yang disebut Noise-Induced Hearing Loss (NIHL) atau penurunan pendengaran akibat kebisingan

5. Usahakan Telinga agar Tetap Kering
 
Tingkat kelembapan yang terlalu tinggi di dalam telinga dapat menjadi tempat tumbuhnya bakteri.

Hal ini tanpa disadari bisa menimbulkan infeksi maupun iritasi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga telinga tetap kering.

Jika kamu gemar berenang, disarankan memakai sumbat telinga agar air tidak masuk ke telinga. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#indera pendengaran #merawat