BERAU POST - Rimpang merupakan tanaman yang tumbuh di bawah tanah berbentuk umbi dan kerap digunakan sebagai bahan dasar jamu atau rempah dapur.
Ratusan tahun yang lalu, masyarakat Indonesia mengandalkan rimpang sebagai bahan utama yang bersifat alami guna menjaga daya tahan dan kesehatan tubuh serta mengobati berbagai penyakit.
Jamu berbahan rimpang memiliki kandungan nutrisi yang kaya akan antioksidan, vitamin dan mineral baik untuk mendukung metabolisme pada tubuh.
Manfaat Rutin Mengonsumi Jamu Rimpang untuk Tubuh
Salah satu tanaman yang mengandung mineral, antioksidan, dan zat antikanker terbaik ada pada rimpang.
Kandungan alami tersebut menjadikannya tanaman yang dimanfaatkan sebagai bahan untuk penyembuhan serta pencegahan beragam penyakit kronis.
Dilansir dari Kanal YouTube dr. Zaidul Akbar, beberapa manfaat jika mengonsumsi jamu rimpang secara rutin:
- Membersihkan pembuluh darah yang mengeras
- Menyembuhkan hipertiroid
- Melancarkan haid dan mendukung program kehamilan
- Mengobati asma dan eksim
- Menjaga kesehatan reproduksi
- Membantu pengobatan kista
- Mengurangi nyeri persendian, terutama di area lutut
- Meningkatkan nafsu makan
Kumpulan Resep Jamu Rimpang
Dilansir dari YouTube Kanal Kesehatan Prof. Mangestuti, untuk membuat jamu berbahan dasar rimpang dapat dibuat dengan mudah. Beberapa di antaranya sebagai berikut.
Kunyit Asam
Bahan:
- Kunyit segar dengan ukuran 10-15 cm
- Larutan Asam Jawa
- Jeruk Nipis
Cara Pengolahan:
- Kupas dan cuci bersih kunyit, lalu parut. Tambahkan air matang sedikit demi sedikit sambil diaduk, kemudian saring larutannya.
- Setelah itu, campurkan larutan asam jawa dan perasan jeruk nipis. Minum dengan takaran 200 ml, dua kali seminggu.
Wedang Jahe
Bahan:
- Jahe gajah yang bisa dikombinasikan dengan jahe merah dan jahemprit, masing – masing berukuran 10-15 cm.
Cara Pengolahan:
Kupas dan cuci jahe, iris tipis-tipis, lalu tumbuk. Masukkan jahe ke dalam panci berisi 500 ml air, lalu didihkan selama 10 menit. Saring rebusan jahe, kemudian sajikan selagi hangat.
Wedang Hangat
Bahan:
- Temulawak
- Bangle
- Kunyit
- Laos
- Kapulaga
- Cabe Jawa
- Cengkeh
- Kayu Manis
- Pala
Cara Pengolahan:
1. Kupas dan cuci semua bahan, lalu iris tipis. Masukkan bahan satu per satu ke dalam lumpang, kemudian tumbuk hingga halus.
2. Setelah halus, tambahkan sedikit air sambil diaduk rata. Saring bahan menggunakan kain, lalu rebus hasil saringannya.
3. Tambahkan larutan gula aren dan perasan jeruk nipis sesuai selera, kemudian rebus kembali hingga mendidih.
Waktu Terbaik untuk Mengonsumsi Jamu Rimpang
Menurut dr. Zaidul Akbar di kanal YouTube miliknya, ada dua waktu yang dianjurkan untuk mengonsumsi jamu rimpang, yakni pagi hari atau malam hari.
Pagi hari ketika perut kosong, dapat membantu menyerap nutri secara optimal dan mendukung metabolisme tubuh sepanjang hari
Malam hari menjelang tidur, membantu proses detoksifikasi alami. Hasilnya ketika bangun di pagi hari, tubuh terasa lebih segar dan buang air besar menjadi lebih lancar.
Kedua waktu tersebut sama baiknya, kembali disesuiakan dengan kebutuhan dan metabolisme tubuh masing - masing.
Efek Samping Jamu Rimpang
Menurut dr. Zaidul Akbar, jamu rimpang aman untuk dikonsumsi asalkan tidak berlebihan.
Dia menganjurkan untuk mengonsumsi satu kali sehari, baik di malah hari sebelum tidur atau di pagi hari ketika perut kosong.
Mengonsumsi dalam batas wajar tidak akan memberikan efek negatif terutama pada ginjal, justru akan membantu menjaga kesehatan secara berkelanjutan. (jpg/smi)