Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Kenali Karakter Wanginya! Beda Jauh, Ini Dia Perbedaan Aroma Sedap Malam dan Melati dalam Parfum

Beraupost • Senin, 18 Agustus 2025 | 08:10 WIB
Ilustrasi tuberose yang dimasukan ke dalam parfum.
Ilustrasi tuberose yang dimasukan ke dalam parfum.

BERAU POST - White floral memiliki aroma yang lembut, terkesan clean, dan feminin yang menciptakan suasana segar tanpa terasa berlebihan atau mengganggu.

Di kala cuaca panas dan lembap, wangi dengan kesan demikian akan terasa ringan, nyaman, dan nggak berat.

Tentu saja itu sangat sesuai dengan iklim negara-negara di Asia Tenggara, terutama Indonesia.

Nggak hanya itu, white floral juga banyak ditemukan menghiasi upacara adat di Indonesia, seperti pernikahan dan ritual keagamaan.

So, banyak yang suka bukan sekadar karena wanginya enak, tetapi karena bisa dibilang wangi ini telah menjadi bagian dari cara kita merayakan hidup.

Nah, wangi ini biasanya identik dengan dua bunga dan mari kenali perbedaannya!

Mengenal sejarah dari wangi tuberose

White floral memiliki aroma yang lembut, terkesan clean, dan feminin yang menciptakan suasana segar tanpa terasa berlebihan atau mengganggu.

Di kala cuaca panas dan lembap, wangi dengan kesan demikian akan terasa ringan, nyaman, dan nggak berat.

Tentu saja itu sangat sesuai dengan iklim negara-negara di Asia Tenggara, terutama Indonesia.

Nggak hanya itu, white floral juga banyak ditemukan menghiasi upacara adat di Indonesia, seperti pernikahan dan ritual keagamaan.

So, banyak yang suka bukan sekadar karena wanginya enak, tetapi karena bisa dibilang wangi ini telah menjadi bagian dari cara kita merayakan hidup.

Nah, wangi ini biasanya identik dengan dua bunga dan mari kenali perbedaannya!

Mengenal sejarah dari wangi tuberose

Tuberose atau polianthes tuberosa dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai bunga sedap malam.

Ia meruoakan salah satu bunga dengan aroma yang unik, mewah, dan memikat dalam dunia parfum.

Aromanya thick, hangat, dan susah untuk dilupakan. Wanginya merupakan perpaduan antara creamy yang lembut dan sedikit hint rempah.

Dibalik dari kelembutannya, tuberose juga punya aroma indolic yang samar, sejenis nuansa hewani yang sering muncul dalam bunga putih seperti jasmine.

Inilah yang menjadikan wangi tuberose begitu menarik karena manis juga misterius, namun bisa too strong dan tercium terlalu menusuk kalau nggak dikendalikan dengan hati-hati.

Walaupun ia cukup populer di masa kini dan banyak perempuan yang menyukainya, secara tradisional aroma tuberose dianggap terlalu ‘provokatif’ untuk dikenakan oleh perempuan muda.

Di masa lalu, para orang tua bahkan melarang anak-anak perempuan mereka menghirup bunga ini saat malam hari karena diyakini dapat membangkitkan perasaan-perasaan yang belum saatnya muncul.

Mungkin inilah mengapa sampai sekarang, wangi tuberose itu selalu dikaitkan dengan sensualitas, kemewahan, dan kedewasaan.

Dalam parfum, tuberose sering tampil sebagai bintang utama. Ketika wangi ini hadir dalam komposisi wewangian, ia selalu berhasil mencuri perhatian.

Kamu pasti langsung ngeh deh, ketika ada notes tuberose dalam produk fragrance.

Cerita di balik wangi jasmine

Selanjutnya, mari mengenal aroma jasmine. Di dunia parfum, jasmine adalah bunga yang nyaris nggak tergantikan.

Ia bisa dibilang nyawa dari banyak mahakarya produk fragrance. Wangi dari jasmine punya kesan hangat yang fresh, sedikit sensual, dan ada purity.

Aromanya dibuka dengan keharuman manis yang lembut, tetapi selanjutnya kamu akan mencium aroma lain dari lapisan demi lapisan.

Jasmine juga memiliki nuansa eksotis dan sedikit animalic, aroma tubuh alami yang samar dan membuat terasa sangat hidup, serta menggoda.

Oh iya, ada dua tipe jasmine yang akan ditemukan dalam berbagai produk wewangian, baik parfum untuk tubuh atau wewangian untuk ruanga.

Ada jasmine sambac atau melati Arab, wanginya lebih intens, lembap, dan sedikit lebih manis.

Sering dipakai dalam parfum oriental atau floral eksotis. Lalu, jasmine grandiflorum atau melati biasa, wanginya lebih halus, elegan, klasik, sering digunakan dalam banyak parfum white floral dan chypre.

Wangi dari jasmine juga seringkali digambarkan sebagai wangi yang feminim, romantis, dan tenang.

Namun, juga bisa menjadi berani dan provokatif, tergantung bagaimana jasmine dipadukan dengan bahan lain. Nah, dalam sejarah, ia adalah simbol cinta, kesucian, dan kemewahan.

Dalam banyak budaya, bunga ini digunakan dalam upacara sakral maupun momen pribadi yang penuh makna.

Maka dari itu, jasmine jadi salah satu wangi paling ikonis dan bisa dibilang nggak lekang dalam waktu dekat di dunia parfum.

Itu dia perbedaan dari wangi tuberose dan jasmine, manakah yang jadi favorit kamu dalam parfum?

Editor : Nurismi
#parfum #tuberose