Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bikin Mulus Lagi! Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Kaki Pecah-pecah di Rumah

Beraupost • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 11:25 WIB
Ilustrasi kaki pecah-pecah. (Freepik)
Ilustrasi kaki pecah-pecah. (Freepik)

BERAU POST- Kaki pecah-pecah sering kali membuat seseorang merasa malu dan tidak percaya diri, apalagi saat ingin memakai sandal atau sepatu terbuka.

Meskipun terlihat sepele, kondisi ini bisa mengganggu penampilan dan bahkan menimbulkan rasa sakit jika tidak segera diatasi

Pada awalnya, retakan ini mungkin hanya mengganggu secara estetika, tetapi jika dibiarkan, bisa menjadi lebih menyakitkan dan berisiko infeksi. 

Mengutip dari The Feet People, proses terbentuknya kaki pecah-pecah biasanya dimulai dengan munculnya kulit keras atau kapalan di sekitar tumit. 

Ketika kamu berjalan dan memberikan tekanan pada area tersebut, lapisan lemak di bawah tumit mengembang dan menyebabkan kapalan tersebut mulai retak. 

Berbagai faktor bisa memperparah kondisi ini, seperti penggunaan alas kaki yang tidak mendukung, berjalan tanpa alas kaki, obesitas, hingga kebiasaan mandi dengan air panas terlalu lama. 
 
Supaya kamu bisa tampil percaya diri memakai sandal atau sepatu yang lebih terbuka, berikut ini 7 cara mengatasi kaki pecah-pecah yang efektif dan mudah dilakukan, dirangkum dari laman Essex Union Podiatry dan Very Well Health:

1. Rutin Melembapkan Kaki Setiap Hari

Lakukan eksfoliasi kulit mati di kaki, lalu lembapkan kaki setiap hari dengan krim atau balm khusus. Pelembap membantu melunakkan kulit dan mencegah kekeringan kembali. 

Waktu terbaik untuk mengaplikasikan pelembap, yaitu setelah mandi agar kelembapan kulit dapat terkunci lebih baik. 

Pilih produk pelembap yang mengandung bahan seperti shea butter, minyak kelapa, alpha-hydroxy acid, atau salicylic acid.

2. Pakai Kaos Kaki Katun saat Tidur dan Gunakan Pelembap

Untuk hasil yang lebih maksimal, kamu bisa memakai kaos kaki berbahan 100% katun saat tidur. 

Sebelum mengenakannya, oleskan pelembap pada kaki, tambahkan petroleum jelly, lalu kenakan kaos kaki. 

Cara ini membantu menjaga kelembapan kulit sepanjang malam dan mempercepat proses penyembuhan. 

Keesokan paginya, lepaskan kaos kaki dan bersihkan sisa petroleum jelly. Dengan rutin melakukan ini, kulit kaki yang pecah-pecah akan makin membaik dan terasa lebih lembut.

3. Beralih ke Sabun yang Lebih Lembut

Sabun dengan kandungan antibakteri dan pewangi yang kuat seringkali membuat kulit kaki menjadi kering dan iritasi. 

Kalau sebelumnya kamu menggunakan sabun yang bikin kulit kering, sebaiknya ganti dengan sabun yang lebih lembut dan ramah untuk kulit sensitif. 

Sabun yang lembut akan membantu menjaga kelembapan alami kulit dan mengurangi risiko kaki pecah-pecah bertambah parah.

4. Gunakan Plester Cair untuk Menutup Retakan
 
Jika retakan pada tumit masih terlihat jelas dan belum sembuh, kamu bisa mencoba menggunakan plester cair (liquid bandage). 

Plester ini berfungsi menutup retakan, melindungi dari kotoran dan debu yang bisa menyebabkan infeksi, serta membantu mempercepat penyembuhan. 

Plester cair mudah diaplikasikan dan tidak mudah lepas seperti plester biasa. Pastikan kaki dalam keadaan bersih dan kering sebelum menggunakannya, serta ikuti petunjuk pemakaian yang tertera.

5. Pilih Alas Kaki yang Mendukung dan Nyaman

Jenis alas kaki yang kamu gunakan sangat berpengaruh pada kesehatan kulit kaki.

Hindari memakai sandal jepit, sepatu terbuka tanpa penyangga, atau sepatu yang terlalu ketat dan kaku. 

Pilihlah sepatu dengan bahan yang lembut dan desain yang mendukung bentuk kaki agar tidak menimbulkan tekanan berlebih yang bisa memperparah kaki pecah-pecah. 

Saat kondisi kaki sedang dalam proses penyembuhan, sebaiknya hindari alas kaki terbuka yang memungkinkan debu dan kotoran masuk ke retakan.

6. Rendam dan Eksfoliasi Kaki secara Teratur

Kulit kaki yang pecah-pecah biasanya lebih tebal dan kering dibandingkan bagian tubuh lain.

Oleh karena itu, merendam kaki dalam air hangat selama sekitar 20 menit dapat membantu melunakkan kulit keras. 

Setelah itu, gunakan batu apung atau sikat khusus untuk menggosok perlahan kulit mati di tumit. 

Jangan lupa untuk segera mengoleskan pelembap setelahnya agar kulit tetap lembap dan sehat.

7. Manfaatkan Minyak Kelapa sebagai Pelembap Alami

Minyak kelapa mengandung berbagai zat yang efektif mengatasi kulit kering, termasuk pada tumit kaki. 

Penggunaan minyak kelapa secara rutin terbukti dapat memperbaiki kondisi kulit kering dan pecah-pecah. 

Selain melembapkan, minyak kelapa juga meningkatkan fungsi pelindung kulit, mengurangi peradangan, dan melindungi kulit dari kekeringan akibat paparan sinar matahari.

Oleskan minyak kelapa pada kaki setiap hari untuk hasil yang optimal.

Dengan menerapkan 7 cara mengatasi kaki pecah-pecah di atas secara konsisten, kamu akan merasakan perubahan signifikan pada kondisi kulit kaki. 

Kaki yang sehat dan lembap tentu membuat kamu lebih percaya diri untuk memakai footwear terbuka tanpa rasa malu! (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#kaki pecah pecah #halus