BERAU POST - Olahraga padel merupakan Kombinasi unik antara tenis dan squash ini sedang naik daun di Indonesia karena cara mainnya yang mudah dan menyenangkan.
Lebih dari sekadar tren, padel juga punya segudang manfaat kesehatan, mulai dari menguatkan otot hingga menghilangkan stres.
Permainan ini makin populer karena mudah dipelajari, menyenangkan, dan bisa dimainkan oleh segala usia.
Menurut informasi dari alodokter, olahraga padel pertama kali dikenalkan pada tahun 1960-an di Meksiko oleh Enrique Corcuera dan sejak itu menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Sementara itu, berdasarkan artikel di hellosehat, padel dimainkan oleh dua tim dengan masing-masing dua pemain di lapangan yang ukurannya lebih kecil dibanding lapangan tenis.
Lapangan padel biasanya berukuran sekitar 10 x 20 meter dan dikelilingi tembok kaca, beton, atau kawat kasa setinggi 3 meter.
Bagaimana cara memainkannya? Mirip seperti tenis, yaitu memukul bola melewati net ke area lawan.
Bedanya, dalam padel, pemain juga boleh memanfaatkan pantulan bola dari dinding untuk menjaga bola tetap dalam permainan atau mencetak poin.
Padel bukan hanya sekadar olahraga yang sedang tren, tapi juga membawa banyak manfaat bagi kesehatan tubuh jika rutin dimainkan, minimal satu minggu sekali. Apa saja sih manfaat tersebut yang mungkin belum banyak diketahui?
Berikut ini beberapa manfaat kesehatan dari olahraga padel yang perlu Anda tahu.
1. Menguatkan Otot dan Tulang
Saat bermain padel, Anda akan banyak bergerak, mulai dari memukul bola, berlari, hingga melompat.
Semua gerakan ini membuat otot lengan, bahu, kaki, paha, dan bokong bekerja. Otot inti pun ikut aktif untuk menjaga keseimbangan.
Selain itu, gerakan-gerakan ini juga memberi tekanan ringan pada tulang, yang membantu meningkatkan kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.
2. Menurunkan Stres
Padel adalah cara yang asyik untuk melepas penat. Saat bermain, tubuh akan melepaskan endorfin, atau yang sering disebut "hormon bahagia".
Hormon ini bisa mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, dan bikin Anda merasa lebih santai.
Bermain bersama teman juga bisa jadi sarana interaksi sosial yang baik untuk kesehatan mental.
3. Melatih Fokus dan Konsentrasi
Permainan padel yang cepat membutuhkan konsentrasi tinggi. Anda harus bisa memprediksi arah bola yang memantul dari dinding dan memukulnya kembali.
Ini secara tidak langsung melatih koordinasi antara mata, tangan, dan kaki.
Latihan ini juga akan berguna dalam aktivitas sehari-hari, seperti saat bekerja atau mendengarkan instruksi.
4. Membakar Kalori
Anda yang ingin menurunkan atau menjaga berat badan bisa menjadikan padel sebagai pilihan. Bermain padel selama satu jam bisa membakar sekitar 400-600 kalori.
Gerakan yang terus-menerus, seperti mengejar dan memukul bola, akan membuat tubuh bekerja keras dan membakar lebih banyak energi.
5. Meningkatkan Kebugaran Jantung
Banyaknya gerakan cepat dalam padel seperti lari, lompat, dan berbalik arah membuat jantung Anda bekerja lebih optimal.
Dengan bermain rutin, sistem kardiovaskular jadi lebih kuat, sirkulasi darah membaik, dan stamina Anda meningkat.
Hal ini bisa membantu mencegah berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi.
6. Memperbaiki Koordinasi dan Refleks
Karena bola bisa memantul dengan cepat dan tak terduga, padel sangat efektif untuk melatih koordinasi mata-tangan dan kecepatan refleks Anda.
Kemampuan ini tidak hanya berguna saat bermain, tetapi juga bisa membantu Anda lebih sigap dalam menghadapi situasi mendadak sehari-hari.
7. Membangun Hubungan Sosial
Padel adalah olahraga yang dimainkan secara berpasangan. Ini artinya, padel memberikan kesempatan besar untuk bersosialisasi.
Anda bisa bermain dengan teman, keluarga, atau bahkan kenalan baru. Bermain dalam tim juga mengajarkan kerja sama dan komunikasi, yang baik untuk memperkuat hubungan.
8. Menjaga Kesehatan Tulang dan Postur
Gerakan dalam padel tidak hanya menguatkan otot, tapi juga baik untuk tulang.
Tekanan ringan yang berulang pada tulang saat berlari dan melompat bisa meningkatkan kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis, terutama bagi lansia.
Selain itu, padel juga membantu menjaga postur tubuh karena otot inti terus aktif. (jpg/smi)
Editor : Nurismi