Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Fakta Nutrisi: 7 Perbedaan Beras Merah dan Beras Putih untuk Pola Makan Sehat

Beraupost • Kamis, 7 Agustus 2025 | 08:30 WIB
Ilustrasi beras merah dan beras putih (Freepik)
Ilustrasi beras merah dan beras putih (Freepik)

BERAU POST - Memahami perbedaan beras merah dan beras putih, membantu menentukan sumber karbohidrat terbaik.

Beras merah adalah biji-bijian utuh yang mengandung dedak, endosperma, dan lembaga.

Menurut Teresa Fung, MS, RD, ScD, ahli nutrisi Harvard TH Chan School of Public Health, konsumsi biji-bijian utuh berhubungan dengan penurunan risiko penyakit kronis.

Pemilihan jenis beras yang tepat penting untuk menjaga kadar gula darah, mendukung sistem pencernaan, dan keseimbangan nutrisi harian.

Berikut 7 fakta penting tentang beras merah dan beras putih yang wajib diketahui untuk pola makan sehat dilansir dari laman Health Harvard, Selasa (5/8):

1. Kandungan Serat Lebih Tinggi

Beras merah mengandung serat 3 kali lebih banyak dibandingkan beras putih. Serat membantu memperlancar pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Hal ini mendukung pengendalian berat badan. Untuk hasil optimal, konsumsi beras merah 1–2 kali dalam sehari bersama sayuran.

2. Indeks Glikemik Lebih Rendah

Nilai indeks glikemik beras merah berkisar 68, sedangkan beras putih mencapai 73. Perbedaan ini mempengaruhi kenaikan gula darah setelah makan.

Pilih beras merah untuk menjaga stabilitas gula darah, terutama bagi penderita diabetes. Kombinasikan dengan protein seperti ikan agar respon glukosa semakin terkendali.

3. Proses Pengolahan Berbeda

Beras putih melalui proses penggilingan sehingga kehilangan dedak dan lembaga, sedangkan beras merah tetap utuh. Proses ini membuat beras putih lebih cepat dimasak namun kurang bernutrisi.

Untuk yang mengutamakan kandungan gizi, beras merah lebih disarankan. Gunakan rice cooker dengan mode khusus whole grain agar hasilnya pulen.

4. Kandungan Vitamin dan Mineral Lebih Lengkap

Beras merah kaya vitamin B1, B3, B6, B9 serta mineral seperti magnesium, zat besi, dan kalium. Zat-zat ini penting untuk metabolisme energi dan kesehatan otot.

Beras putih tidak menyediakan kadar nutrisi sebaik beras merah. Tambahkan sumber lemak sehat seperti alpukat untuk penyerapan vitamin lebih optimal.

5. Perbedaan Kalori Tidak Signifikan

Secangkir beras merah matang mengandung 218 kalori, sedangkan nasi putih sekitar 242 kalori. Selisih ini tidak terlalu besar sehingga faktor nutrisi menjadi pertimbangan utama.

Mengontrol porsi makan tetap lebih penting dibanding hanya memilih jenis beras. Gunakan mangkuk berdiameter 15 cm agar porsi karbohidrat tetap seimbang.

6. Tekstur dan Waktu Memasak Berbeda

Beras merah lebih kenyal dan memerlukan waktu memasak 40–50 menit, sedangkan beras putih hanya 20–30 menit. Perbedaan ini sering menjadi alasan praktis pemilihan beras putih.

Untuk menghemat waktu, rendam beras merah selama 30 menit sebelum dimasak. Cara ini mempercepat proses pematangan hingga 10 menit lebih singkat.

7. Pilihan Tepat untuk Kesehatan Jantung

Mengonsumsi beras merah secara rutin dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Kandungan serat larut membantu mengurangi kadar kolesterol.

Beras putih tidak memberikan manfaat yang sama karena minim serat. Lengkapi dengan sayuran hijau dan minyak zaitun agar asupan gizi lebih seimbang.

Pemilihan beras merah dapat mendukung pola makan sehat berkat serat dan nutrisi lebih tinggi dibandingkan beras putih.

Editor : Nurismi
#beras putih #kesehatan #beras merah