BERAU POST - Di cuaca panas begini, bau ketiak jadi musuh utama yang bikin mood rusak.
Masalahnya, bau ini muncul bukan dari keringatnya, tapi dari bakteri yang bercampur dengan keringat.
Bau yang muncul dari ketiak seringkali membuat orang di sekitar merasa risih, dan diri sendiri jadi minder.
Seperti dijelaskan dalam artikel di Alodokter, saat tubuh mengalami peningkatan hormon androgen, yang biasanya terjadi pada masa pubertas, bau badan cenderung lebih kuat. Itulah sebabnya para remaja sering mengalami masalah ini.
Tak hanya itu, kondisi kesehatan seperti diabetes, asam urat, masalah pada tiroid, bahkan gangguan ginjal juga bisa menyebabkan bau badan jadi lebih tajam.
Maka dari itu, jika bau tak sedap terus muncul walau sudah menjaga kebersihan, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter.
Banyak orang mengandalkan deodoran sebagai solusi cepat untuk mengatasi bau ketiak.
Kalau kamu sudah coba berbagai deodoran tapi hasilnya gitu-gitu aja, mungkin saatnya beralih ke solusi yang lebih alami dan permanen.
Berikut beberapa cara menghilangkan bau ketiak secara alami yang bisa dicoba.
1. Minyak Kelapa
Minyak kelapa mengandung asam laurat yang efektif membunuh bakteri di kulit. Cara pakainya gampang: oleskan minyak kelapa ke bagian tubuh yang sering berkeringat seperti ketiak.
Lalu, bilas dengan air yang dicampur bubuk asam sitrat (satu sendok teh asam sitrat + satu cangkir air).
Keringkan dengan handuk dan oles lagi minyak kelapa. Lakukan ini setiap hari agar bau badan hilang.
2. Minyak Pohon Teh
Minyak pohon teh punya sifat antibakteri dan antijamur yang bisa mencegah bau tidak sedap.
Caranya, campur dua sendok teh minyak pohon teh dengan dua sendok makan air. Oleskan campuran ini ke ketiak dan area lain yang basah karena keringat. Gunakan rutin tiap hari agar hasil maksimal.
3. Minyak Lavender
Minyak esensial lavender bisa menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan.
Kalau dicampur dengan tepung jagung (maizena) dan soda kue, bisa jadi deodoran alami yang praktis.
Campur 10 tetes minyak lavender dengan tiga sendok teh maizena dan dua sendok teh soda kue. Simpan campuran ini di tempat tertutup dan pakai sesuai kebutuhan.
4. Minyak Peppermint
Minyak peppermint juga punya sifat antibakteri. Anda bisa langsung oles beberapa tetes di ketiak atau buat deodoran sendiri.
Dengan mencampurkan 10 tetes minyak peppermint, empat sendok makan tepung jagung, empat sendok makan soda kue, dan empat sendok makan minyak kelapa.
Simpan di botol tertutup dan gunakan tiap hari untuk kulit kering dan bebas bau.
5. Cuka Sari Apel
Cuka sari apel bisa membunuh dan mencegah bakteri berkembang sehingga bau badan berkurang.
Anda bisa oleskan langsung ke ketiak dengan kapas, atau campur setengah cangkir cuka sari apel dengan satu cangkir air untuk jadi semprotan deodoran alami yang bisa dipakai rutin.
6. Garam Epsom
Garam epsom punya kandungan antioksidan yang membantu tubuh rileks dan menurunkan produksi keringat.
Caranya mudah: isi bak mandi dengan air hangat dan tambahkan 2–3 cangkir garam epsom.
Berendam santai selama 20 menit, lakukan tiga kali seminggu, dan rasakan tubuh jadi lebih segar serta bau badan berkurang.
7. Teh Hijau
Teh hijau mengandung antioksidan dan asam tanat yang membantu melawan bau badan. Anda bisa minum teh hijau setiap hari untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
Selain itu, oleskan ampas teh hijau yang sudah dingin ke area tubuh yang berbau untuk mengontrol bakteri. Tapi jangan gunakan tiap hari agar kulit tidak jadi kering.
8. Air Lemon
Sifat asam air lemon bisa menurunkan pH kulit sehingga bakteri sulit hidup. Cara praktisnya, gosok langsung setengah lemon ke ketiak, biarkan sampai kering, lalu bilas dengan air hangat.
Jika kulit Anda sensitif, boleh encerkan air lemon dengan sedikit air dulu. Lakukan ini setiap hari untuk hasil optimal.
9. Tomat
Asam dalam tomat mampu membunuh bakteri, sedangkan sifat astringennya mengecilkan pori-pori dan mengurangi keringat.
Isi bak mandi dengan air hangat lalu tambahkan jus tomat sekitar 450 ml. Berendamlah selama 20–30 menit, lakukan 3–4 kali seminggu agar bau badan berkurang.
10. Air Mawar
Air mawar bersifat astringen yang mengurangi ukuran pori-pori dan produksi keringat. Campur tiga sendok makan air mawar dengan satu sendok makan cuka sari apel.
Simpan dalam botol semprot, lalu gunakan kapan saja untuk menyegarkan ketiak dan bagian tubuh lain. (jpg/smi)
Editor : Nurismi