Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

7 Cara Parfum Tetap Wangi Meski Berkeringat: Rahasia Aroma Segar Seharian

Beraupost • Sabtu, 26 Juli 2025 | 11:10 WIB

Ilustrasi parfum. (Freepik)
Ilustrasi parfum. (Freepik)

BERAU POST - Aroma badan yang bercampur dengan parfum bisa menjadi kombinasi yang tidak menyenangkan jika tidak ditangani dengan tepat.

Banyak orang mengalami situasi di mana parfum yang semula harum dan menyegarkan, justru berubah menjadi aroma tidak sedap saat tubuh mulai berkeringat.

Hal tersebut tentu bisa menurunkan rasa percaya diri, terutama ketika harus berada di lingkungan sosial atau profesional dalam waktu yang lama.

Padahal, tujuan memakai parfum adalah untuk tampil lebih segar, menarik, dan meninggalkan kesan positif pada orang lain.

Kondisi ini sebenarnya sangat wajar terjadi karena parfum, keringat, dan bakteri di kulit saling berinteraksi.

Keringat yang dikeluarkan tubuh sebenarnya tidak berbau, namun saat bercampur dengan bakteri di kulit, barulah muncul bau yang khas.

Pemilik Toko Parfum Original Berau, Novan Catur Wahdhana menerangkan, apabila parfum yang digunakan tidak cocok dengan jenis kulit atau tidak diaplikasikan dengan cara yang tepat, maka aroma parfum biasanya dapat berubah menjadi tidak sedap bahkan mengganggu.

Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana cara memakai parfum yang benar agar wanginya tetap segar meskipun tubuh berkeringat. 

Berikut ini adalah beberapa tips praktis agar wangi parfum tetap enak dan tahan lama meskipun tubuh sedang aktif atau berkeringat:

1. Gunakan Parfum Setelah Mandi

Saat tubuh dalam keadaan bersih dan pori-pori masih terbuka setelah mandi, parfum akan lebih mudah menyatu dengan kulit dan mengunci aroma lebih lama. Hal ini juga untuk mencegah tercampurnya parfum dengan sisa keringat atau bakteri di kulit.

2. Lembapkan Kulit Sebelum Menggunakan Parfum

Kulit yang lembap dapat membantu mengunci wangi parfum lebih lama. Novan menyarankan untuk menggunakan lotion tanpa aroma (unscented moisturizer) agar tidak bercampur dengan parfum yang Anda pakai.

"Kulit yang kering cenderung menyerap wangi lebih cepat dan membuatnya cepat hilang. Maka sebaiknya sebelum menggunakan parfum, pakai body lotion yang tanpa aroma, agar kulit lembab sehingga parfum wanginya lebih enak walaupun sudah tercampur keringat," kata dia kepada Berau Post, saat ditemui di Toko Parfum Original Berau, Jumat (25/7).

3. Semprotkan di Titik Nadi

Aplikasikan parfum di titik-titik nadi seperti pergelangan tangan, belakang telinga, leher, bagian dalam siku, dan belakang lutut.

Titik-titik ini memiliki suhu tubuh yang sedikit lebih hangat, sehingga membantu menyebarkan aroma parfum dengan lebih efektif.

"Jadi kalau bisa pakai parfum itu jangan ke baju, tapi langsung ke titik nadi. Karena kalau ke baju, terus bercampur dengan keringat bau parfumnya jadi tidak enak," imbuhnya.

4. Pilih Jenis Parfum yang Konsentrasinya Tinggi

Parfum memiliki berbagai jenis berdasarkan konsentrasi minyak aromanya, seperti Eau de Cologne, Eau de Toilette, Eau de Parfum, hingga Parfum murni.

Untuk ketahanan yang lebih lama, pilih Eau de Parfum atau Parfum karena konsentrasinya tinggi dan lebih kuat menghadapi kondisi tubuh yang berkeringat.

"Apalagi mereka yang suka berolahraga atau memiliki keringat berlebih, sebaiknya pilih jenis parfum yang konsentrasinya itu tinggi, sehingga bau keringatnya hilang," kata dia.

5. Hindari Menggosok Parfum Setelah Disemprotkan

Banyak orang menggosok pergelangan tangan setelah menyemprot parfum, padahal hal ini bisa merusak struktur aroma dan membuat wangi cepat pudar atau berubah.

Oleh sebab itu, Novan menyarakan untuk membiarkan parfum mengering dengan sendirinya di kulit agar aromanya tetap utuh.

6. Gunakan Produk Perawatan Tubuh dengan Aroma Senada

Menggunakan sabun mandi, lotion, dan deodorant dengan aroma yang senada atau netral bisa membantu mempertahankan wangi parfum.

Novan menilai, apabila menggunakan produk dengan aroma yang bertabrakan, maka wangi parfum bisa berubah atau bahkan menghilang.

"Jadi sebaiknya menggunakan perawatan tubuh, misalnya seperti sabun mandi atau lotion yang aromanya seirama atau sama dengan parfum yang akan digunakan, agar tidak bertabrakan," jelasnya.

7. Perhatikan Pola Makan

Apa yang Anda konsumsi ternyata juga berpengaruh terhadap aroma tubuh. Makanan dengan bau tajam seperti bawang, rempah kuat, atau makanan berlemak tinggi bisa membuat tubuh mengeluarkan aroma yang tidak enak saat berkeringat.

"Maka dengan menjaga pola makan sehat bisa membantu tubuh tetap segar dan mendukung keharuman parfum," pungkasnya.

Menjaga keharuman tubuh di tengah aktivitas padat bukan hal yang mustahil. Dengan teknik dan kebiasaan yang tepat, parfum favorit Anda bisa tetap harum dan segar meskipun tubuh sedang berkeringat.

Jadi, jangan biarkan keringat merusak pesona wangi Anda, terapkan tips-tips di atas dan tampil percaya diri sepanjang hari! (nad/smi)

 

Editor : Nurismi
#aroma tubuh #parfum #tips