BERAU POST - Jerawat batu atau cystic acne merupakan salah satu jenis jerawat yang paling membandel dan menyakitkan.
Bentuknya besar, kemerahan, terasa nyeri saat disentuh, dan sering kali meninggalkan bekas luka atau noda hitam yang sulit hilang.
Berbeda dengan jerawat biasa, jerawat batu terbentuk lebih dalam di bawah permukaan kulit akibat peradangan yang cukup parah.
Biasanya, kondisi ini muncul karena kombinasi dari produksi minyak berlebih, penumpukan sel kulit mati, bakteri, serta ketidakseimbangan hormon.
Tak hanya remaja, orang dewasa pun bisa mengalaminya, terlebih bila gaya hidup dan perawatan kulit tidak dijaga dengan baik.
Banyak orang yang merasa frustrasi karena jerawat batu tidak bisa hilang hanya dengan menggunakan produk skincare biasa.
Bahkan, jika salah perawatan, jerawat bisa semakin meradang dan menyebar. Salah satu metode perawatan yang kerap dipilih adalah facial.
Namun, tidak semua jenis facial cocok untuk kondisi kulit ini. Jika tidak hati-hati, facial justru bisa memperparah peradangan atau memicu infeksi baru.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis facial seperti apa yang aman dan efektif untuk mengatasi jerawat batu.
Facial yang tepat dapat membantu mengurangi peradangan, mengontrol minyak berlebih, serta mempercepat proses penyembuhan tanpa memperburuk kondisi kulit.
Berikut ini adalah beberapa jenis facial yang direkomendasikan untuk kulit wajah berjerawat batu menurut Konsultan Kecantikan dan Asesor COHESPA, Victoria Beauty Berau, Imelda A:
1. Facial Anti-Acne Medis (Medical Acne Facial)
Facial jenis ini biasanya dilakukan di klinik kecantikan atau oleh dokter kulit karena menggunakan pendekatan yang lebih klinis.
Konsultan Kecantikan dan Asesor COHESPA, Victoria Beauty Berau, Imelda A menerangkan bahwa prosedurnya akan disesuaikan untuk kulit berjerawat parah, termasuk jerawat batu.
Dia bilang, biasanya, proses facial ini melibatkan pembersihan pori secara mendalam, penggunaan serum anti-inflamasi, serta alat seperti high frequency atau LED biru yang membantu membunuh bakteri penyebab jerawat (Propionibacterium acnes).
"Karena dilakukan secara profesional, risiko iritasi bisa diminimalkan dan peradangan dapat ditangani dengan lebih aman," kata dia kepada Berau Post, saat ditemui di Victoria Beauty Berau, Tanjung Redeb, Kamis (24/7).
2. Facial dengan LED Light Therapy (Blue Light Therapy)
Terapi cahaya biru sudah terbukti secara klinis mampu mengurangi bakteri penyebab jerawat.
Jenis facial ini, setelah pembersihan wajah, terapis akan menggunakan sinar biru LED yang menyerap ke dalam kulit dan menghancurkan bakteri penyebab jerawat tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya.
"Terapi ini sangat cocok untuk jerawat batu karena mampu menembus lapisan kulit yang lebih dalam," imbuhnya.
3. Chemical Peeling Khusus Acne (Mild Acne Peel)
Facial ini menggunakan larutan kimia ringan seperti asam salisilat atau asam glikolat untuk membantu pengelupasan sel kulit mati, mengurangi minyak, dan membersihkan pori-pori.
Walaupun terdengar menakutkan, chemical peel untuk kulit berjerawat batu diformulasikan secara hati-hati agar tidak memperparah peradangan.
"Peeling ini tidak hanya membantu menyembuhkan jerawat batu, tetapi juga mencegah munculnya jerawat baru dan memperbaiki tekstur kulit secara bertahap," terangnya.
4. Hydrafacial Khusus untuk Kulit Berjerawat
Hydrafacial merupakan teknologi perawatan wajah modern yang menggunakan alat khusus untuk membersihkan, mengeksfoliasi, dan menginfuskan serum ke dalam kulit tanpa proses ekstraksi manual yang menyakitkan.
Untuk kulit berjerawat batu, serum yang digunakan biasanya bersifat anti-inflamasi dan antibakteri.
"Perawatan ini cocok bagi pasien yang memiliki jerawat aktif dan sensitif terhadap perawatan facial konvensional. Tapi yang terpenting, untuk mengatasi jerawat yang harus dilakukan bukan membunuh bakterinya saja tapi yang terpenting adalah mengontrol minyak atau sebum di wajah dan menyeimbangkan PH kulit," jelasnya.
5. Facial Oksigen (Oxygen Facial)
Facial ini bekerja dengan cara menyemprotkan oksigen murni dan serum khusus langsung ke kulit.
Oksigen dapat membantu mempercepat regenerasi sel dan menenangkan peradangan, sehingga cocok untuk kulit yang mengalami jerawat batu.
Selain itu, perawatan ini juga memberikan efek melembapkan dan menyegarkan tanpa menimbulkan iritasi.
Jerawat batu memang membutuhkan penanganan ekstra dan tidak boleh dianggap sepele.
Memilih jenis facial yang tepat bisa menjadi langkah efektif untuk mengurangi jerawat dan memperbaiki kondisi kulit secara keseluruhan.
Dengan pengawasan profesional dan perawatan yang sesuai, wajah berjerawat batu pun bisa kembali bersih, sehat, dan bebas peradangan. (nad/smi)
Editor : Nurismi