BERAU POST - Perempuan dengan tubuh curvy, atau yang memiliki lekuk tubuh berisi dan proporsional memiliki keindahan alami yang patut dibanggakan.
Namun, tidak semua perempuan dengan bentuk tubuh ini merasa percaya diri saat memilih pakaian.
Sebagian dari mereka banyak yang merasa bingung dalam menemukan model baju yang mampu menonjolkan kelebihan tubuhnya tanpa membuatnya terlihat terlalu penuh atau bahkan justru menyamarkannya secara berlebihan.
Pemilik White Shop Berau, Verawaty menilai hal tersebut sering kali disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang bentuk tubuh sendiri serta tidak mengenal jenis potongan dan bahan pakaian yang cocok.
Padahal, dengan pemilihan baju yang tepat, perempuan bertubuh curvy bisa tampil lebih stylish, percaya diri, dan tetap merasa nyaman dalam setiap kesempatan.
Lebih lanjut, Vera mengatakan tren fesyen saat ini sudah jauh lebih inklusif dibandingkan masa lalu.
Banyak brand yang kini mulai menghadirkan koleksi khusus untuk pemilik tubuh curvy, mulai dari model dress, blouse, celana high-waist, hingga outerwear yang dirancang untuk mendukung kenyamanan sekaligus memperkuat karakter tubuh.
Menurutnya, kini tidak ada lagi batasan bahwa ukuran tubuh tertentu tidak bisa tampil modis.
"Tapi yang terpenting adalah bagaimana seseorang mengenali bentuk tubuhnya, lalu memilih pakaian yang bisa menonjolkan kelebihan dan menyamarkan area yang kurang diinginkan," imbuhnya saat ditemui Berau Post, di White Shop, Tanjung Redeb, Selasa (22/7).
Untuk itu, dia memberikan beberapa tips dalam memilih baju yang tepat untuk perempuan bertubuh curvy sebagai berikut:
1. Pilih Potongan Baju yang Mengikuti Lekuk Tubuh
Banyak perempuan curvy mengira bahwa pakaian longgar bisa menyembunyikan bentuk tubuh.
Padahal, Vera bilang, justru baju yang terlalu longgar dapat membuat tubuh terlihat lebih besar dan tidak proporsional.
Sebaliknya, pilihlah baju dengan potongan yang mengikuti lekuk tubuh, bukan ketat, namun menyesuaikan bentuk.
"Model wrap dress atau baju dengan potongan A-line sangat cocok karena memberi siluet ramping di bagian pinggang. Kalau badannya sudah berisi pakai baju yang gombrong seperti sweater misalnya, itu menambahkan kesan badan yang lebih besar atau berisi," jelasnya.
2. Manfaatkan Sabuk untuk Menonjolkan Pinggang
Menggunakan sabuk atau pakaian dengan detail di pinggang bisa membantu memperjelas bentuk tubuh dan membuat proporsi terlihat lebih ideal.
Pinggang yang lebih terlihat akan menciptakan kesan tubuh jam pasir yang elegan.
"Jadi bisa pakai sabuk yang tipis itu, yang modis untuk digunakan di pinggang, dengan begitu lekuk tubuh terlihat lebih ideal," imbuhnya,
3. Gunakan Warna dan Pola yang Strategis
Warna gelap memang terkenal memberi efek ramping, namun bukan berarti perempuan curvy harus selalu memakai warna hitam. Gunakan warna-warna solid yang cerah dan hindari pola terlalu besar.
"Selain warna gelap yang dapat memberikan efek samping, pola pada baju juga bisa membantu, seperti garis vertikal, motif kecil, dan warna senada dari atas ke bawah karena akan memberikan kesan tubuh lebih panjang dan proporsional," kata dia.
4. Pilih Bahan yang Nyaman dan Tidak Kaku
Hindari bahan terlalu tipis yang menempel di tubuh, atau bahan yang terlalu tebal dan kaku.
Pilihlah bahan yang jatuh dengan lembut, seperti katun stretch, jersey, atau rayon yang mampu mengikuti gerak tubuh tanpa membuat sesak atau terlalu membentuk.
5. Perhatikan Bagian Leher dan Lengan
Potongan leher berbentuk V sangat direkomendasikan karena memberikan kesan leher lebih panjang dan wajah lebih tirus.
Sementara itu, lengan 3/4 atau model loose yang tidak terlalu ketat bisa membantu menyeimbangkan tampilan tubuh.
"Penting juga untuk memperhatikan bagian leher dan lengan, kalau badan berisi atau curby bisa menggunakan potongan leher berbentuk V untuk memberikan kesan leher yang lebih panjang dan wajah yang tirus," kata dia.
6. Gunakan Layering Secara Cerdas
Outer seperti blazer, kimono, atau cardigan panjang bisa menjadi trik cerdas untuk menciptakan ilusi tubuh lebih jenjang dan ramping.
Vera menyarankan untuk memilih outer dengan potongan lurus dan panjang hingga lutut atau di atas paha, agar efeknya tidak membuat tubuh terlihat terpotong.
7. Sesuaikan dengan Aktivitas dan Gaya Pribadi
Yang terakhir, selalu sesuaikan pakaian dengan acara atau aktivitas yang akan dilakukan. Kendati begitu, Vera menegaskan bahwa kenyamanan adalah kunci utama.
"Maka jangan ragu juga untuk mengekspresikan gaya pribadi, karena fashion adalah tentang menjadi diri sendiri dan merasa bangga dengan tubuh yang dimiliki. Karena kalau sudah percaya diri pakai baju apa aja pasti terlihat bagus," tandasnya.
Setiap perempuan memiliki keunikan bentuk tubuh masing-masing, termasuk perempuan dengan tubuh curvy.
Dengan pemilihan baju yang tepat, bukan hanya keindahan fisik yang ditonjolkan, tapi juga rasa percaya diri yang tumbuh dari dalam.
Tak perlu mengikuti standar kecantikan yang sempit, yang terpenting adalah memahami tubuh sendiri dan berani tampil nyaman dengan versi terbaik dari diri sendiri. (nad/smi)
Editor : Nurismi