BERAU POST - Tren perawatan estetika gigi semakin berkembang pesat di berbagai daerah, termasuk di Berau, Kalimantan Timur.
Masyarakat kini semakin menyadari pentingnya kesehatan gigi dan penampilan, terutama dalam hal senyuman yang menawan dan rapi.
Salah satu perawatan yang paling populer di kalangan warga Berau adalah veneer gigi, khususnya jenis veneer indirect.
Veneer adalah lapisan tipis yang ditempelkan di bagian depan gigi untuk memperbaiki warna, bentuk, ukuran, atau bahkan posisi gigi, sehingga menciptakan tampilan senyum yang lebih menarik dan percaya diri.
Dokter Gigi spesialis Prostodonsia di RSUD dr. Abdul Rivai Kabupaten Berau, Rustan Ambo menerangkan veneer terdiri dari dua jenis utama, yaitu veneer direct dan veneer indirect.
Veneer direct dikerjakan langsung di dalam mulut pasien oleh dokter gigi dalam satu kali kunjungan menggunakan bahan resin komposit.
Sedangkan veneer indirect, memerlukan proses yang lebih kompleks, karena pembuatan lapisannya dilakukan di laboratorium gigi terlebih dahulu, biasanya menggunakan bahan porselen atau komposit khusus, kemudian dipasang di kunjungan kedua atau ketiga.
Meskipun proses veneer indirect lebih memakan waktu dan biasanya memerlukan biaya yang lebih tinggi dibandingkan veneer direct, justru jenis inilah yang semakin digemari oleh masyarakat Berau.
Hal ini tentu tidak lepas dari berbagai keunggulan yang ditawarkan veneer indirect, baik dari segi estetika, ketahanan, hingga kenyamanan dalam jangka panjang.
Berikut beberapa alasan utama mengapa veneer indirect lebih disukai oleh warga Berau menurut drg. Rustan yang dihimpun Berau Post:
1. Hasil Estetika Lebih Alami dan Mewah
Veneer indirect, terutama yang berbahan porselen, mampu memberikan tampilan yang sangat alami dan menyerupai gigi asli.
Kilau dan transparansi bahan porselen menciptakan efek glow alami pada senyum, yang sulit didapatkan dari bahan resin komposit biasa.
Banyak warga Berau yang menginginkan tampilan senyum yang elegan dan tidak terlihat buatan, sehingga veneer indirect menjadi pilihan utama.
"Hasil dari veneer indirect ini lebih alami seperti gigi asli, karena dalam proses penggunaannya dilakukan prosedur reparasi atau penipisan pada bagian permukaan gigi, maka dari itu harganya juga lebih mahal dibandingkan dengan veneer direct," kata dia kepada Berau Post, saat ditemui di Klinik Gigi, Dentsmart Dental Care Specialist, Tanjung Redeb, Senin (21/7).
2. Daya Tahan yang Lebih Lama
Salah satu keunggulan besar veneer indirect adalah ketahanannya terhadap noda dan kerusakan.
Bahan porselen yang digunakan pada veneer indirect dikenal sangat kuat, tahan terhadap perubahan warna akibat kopi, teh, atau makanan berpigmen lainnya.
"Maka dengan perawatan yang baik, veneer indirect bisa bertahan hingga 10-15 tahun, jauh lebih lama dibandingkan veneer direct yang umumnya hanya bertahan 3-5 tahun," jelasnya.
3. Proses Pemasangan yang Lebih Presisi
Keunggulan lainnya yaitu veneer indirect dapat dikerjakan di laboratorium dengan teknologi dan peralatan canggih.
Sehingga dapat disesuaikan dengan ukuran, bentuk, dan warna gigi pasien secara lebih akurat. Proses ini memungkinkan hasil akhir yang lebih simetris dan proporsional dengan wajah pasien.
"Hal ini membuat banyak warga Berau yang ingin mendapatkan hasil veneer yang sempurna sehingga cenderung memilih metode ini, dibandingkan dengan veneer direct," imbuhnya.
4. Lebih Nyaman dalam Penggunaan Jangka Panjang
Veneer indirect yang terpasang dengan baik biasanya tidak menyebabkan iritasi pada gusi atau ketidaknyamanan saat makan.
Permukaannya yang halus juga meminimalkan risiko penumpukan plak. Ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang di Berau merasa puas dan nyaman menggunakan veneer indirect dalam jangka panjang.
5. Citra Sosial dan Kepercayaan Diri Meningkat
Bagi sebagian warga Berau, terutama yang aktif dalam dunia sosial, pekerjaan publik, atau bisnis, penampilan gigi yang rapi dan putih murni sering dikaitkan dengan kesuksesan dan profesionalisme.
Memilih veneer indirect dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk penampilan dan kepercayaan diri.
Ini menjadi faktor penting yang mendorong popularitasnya, terutama di kalangan masyarakat kelas menengah ke atas.
Meskipun prosesnya lebih panjang dan harganya lebih tinggi, veneer indirect tetap menjadi pilihan favorit warga Berau karena mampu memberikan hasil yang maksimal dari segi estetika, daya tahan, dan kenyamanan.
Gaya hidup yang semakin modern dan kesadaran akan pentingnya penampilan membuat veneer indirect bukan hanya menjadi tren sementara, tetapi juga simbol gaya hidup baru yang semakin populer di kalangan masyarakat Berau. (nad/smi)
Editor : Nurismi