Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Agar Tas Eco Print Tetap Cantik: Ini 6 Cara Merawatnya Ala Rumah Batik Berau

Beraupost • Jumat, 18 Juli 2025 | 11:25 WIB

Tas eco print hasil kerajinan dari Rumah Batik Berau, saat ditemui Berau Post, Rabu (16/7). (NADYA ZAHIRA/BERAU POST)
Tas eco print hasil kerajinan dari Rumah Batik Berau, saat ditemui Berau Post, Rabu (16/7). (NADYA ZAHIRA/BERAU POST)

BERAU POST - Tas eco print kini tengah menjadi tren di kalangan masyarakat Berau, Kalimantan Timur.

Tas yang dibuat menggunakan teknik pewarnaan alami dengan mencetak langsung motif daun, bunga, atau bagian tumbuhan lainnya ke permukaan kain.

Teknik ini menghasilkan pola-pola unik yang tidak bisa disamakan antara satu tas dengan yang lainnya, sehingga setiap tas eco print bersifat eksklusif dan tidak ada duplikatnya.

Keunikan dan keindahan tas eco print membuatnya digemari sebagai fashion statement yang mencerminkan kecintaan terhadap alam.

Namun, agar keindahan dan kualitasnya tetap terjaga, tas eco print memerlukan perawatan khusus.

Berikut adalah cara merawat tas eco print agar awet dan tetap menarik berdasarkan saran dari Rumah Batik Berau:

1. Hindari Pencucian dengan Mesin

Tas eco print sebaiknya tidak dicuci menggunakan mesin cuci karena dapat merusak serat kain dan menghilangkan motif alami.

Ia bilang, cukup rendam tas eco print tersebut sebentar dengan air dingin dan cuci secara manual menggunakan tangan.

"Yang lebih penting, saat dicuci jangan dikucek terlalu keras, terutama pada bagian motif, jadi di halus pelan-pelan saja agar warnanya tetap awet," jelas Roly saat ditemui Berau post, di Rumah Batik Berau, Tanjung Redeb, Rabu (16/7).

2. Gunakan Sabun Lembut

Pilih sabun cair atau deterjen lembut yang tidak mengandung bahan pemutih atau penghilang noda keras.

Menurut Roly, bahan kimia agresif bisa memudarkan warna alami dari daun atau bunga yang tercetak pada kain.

"Karena eco print itu kan pakai warna alami dari bunga, daun, atau batang, jadi kalau paka sabun yang kimianya agresif bisa menghilangkan warna dari eco print itu sendiri. Baiknya, pakai sabun khusus untuk mencuci tas," jelasnya.

3. Keringkan dengan Cara Diangin-anginkan

Setelah dicuci, jangan diperas terlalu kuat. Roly mengatakan, keringkan tas eco print dengan memerasnya secara perlahan dan jemur tas dengan cara diangin-anginkan di tempat teduh, bukan di bawah sinar matahari langsung.

"Paparan sinar matahari yang terlalu lama soalnya bisa menyebabkan warna alami eco print cepat pudar," kata dia.

4. Simpan di Tempat yang Kering

Simpan tas eco print di tempat yang kering dan tidak lembap agar tidak jamuran. Roly menyarankan untuk menggunakan kantong kain atau kain katun sebagai pembungkus, hindari plastik yang bisa menahan kelembapan dan memicu tumbuhnya jamur.

"Kalau beli di Rumah Batik Berau, kami kasih kantong khusus tas eco print nya, agar tas ini tidak cepat jamuran," imbuhnya

5. Jangan Terlalu Sering Dicuci

Karena pewarna tas eco print berasal dari bahan alami, pencucian terlalu sering dapat menyebabkan warna cepat luntur.

Apabila hanya terkena debu ringan, cukup lap permukaan tas dengan kain lembut dan kering.

6. Gunakan dengan Bijak

Walaupun kuat, tas eco print tidak dirancang untuk membawa beban berat secara berlebihan.

Gunakan tas eco print sesuai fungsinya, misalnya untuk membawa barang ringan seperti dompet, buku, atau kosmetik.

"Dan hindari membawa barang tajam yang bisa merusak serat kain dari dalam. Dan sebagai perlindungan tambahan, bisa menggunakan spray khusus pelindung kain berbahan alami (non-kimia) untuk menambah ketahanan tas terhadap air dan kotoran. Pastikan produk tersebut aman bagi kain berwarna alami," pungkasnya.

Tas eco print bukan sekadar aksesori, tetapi juga bagian dari gaya hidup ramah lingkungan yang kini semakin disadari pentingnya oleh warga Berau. 

Dengan perawatan yang tepat, tas eco print dapat bertahan lama dan terus menjadi kebanggaan saat digunakan. Merawatnya berarti juga turut menjaga warisan budaya dan alam yang lestari. (nad/smi)

Editor : Nurismi
#tas #eco print #batik #Kabupaten Berau