Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Ciri-ciri Eyelash Extension Berbahaya: Jangan Tergoda Harga Murah, Ini Tips Memilihnya!

Beraupost • Selasa, 15 Juli 2025 | 10:40 WIB

Eyelash jenis natural cat eye paling banyak digemari warga Berau. (NADYA ZAHIRA/BERAU POST)
Eyelash jenis natural cat eye paling banyak digemari warga Berau. (NADYA ZAHIRA/BERAU POST)

BERAU POST - Tren penggunaan eyelash extension semakin populer karena bisa membuat mata terlihat lebih tegas dan indah tanpa perlu makeup berlebihan. 

Namun, di balik keuntungan tersebut, banyak orang justru mengalami kerusakan bulu mata hingga iritasi parah karena terjebak menggunakan eyelash abal-abal.

Pemilik Glam Eyelash Berau, Grace Selin menerangkan bahwa eyelash abal-abal biasanya menggunakan bahan murahan, tidak higienis, dan dipasang oleh teknisi tanpa keahlian.

"Kemudian, biasanya mereka yang abal-abal itu, pemasangannya hanya sekitar 30 menit, di mana itu tidak memenuhi SOP kak, karena minimalnya pemasangan eyelash itu dua hingga tiga jam," jelasnya kepada Berau Post, saat ditemui di studio Glam Eyelash Berau, Tanjung Redeb, Senin (14/7).

Untuk menghindari risiko ini, berikut adalah tips penting agar kamu tidak terjebak menggunakan eyelash yang abal-abal menurut Glam Eyelash Berau yang dihimpun Berau Post:

1. Pilih Tempat Pemasangan yang Terpercaya

Hindari eyelash yang ditawarkan di tempat-tempat yang tidak jelas, seperti kios tanpa nama atau teknisi panggilan tanpa portofolio.

Grace menyarankan untuk pilih studio kecantikan yang mempunyai izin usaha, review positif, serta aktif di media sosial dengan testimoni nyata dari pelanggan.

"Biasanya mereka yang tidak punya izin hingga sertifikat kursus eyelash itu mereka abal-abal, maka dari itu jangan tergiur dengan eyelash yang harganya murah, karena kalau pakai yang abal-abal bahaya banget buat kesehatan mata kita," imbuhnya.

2. Pastikan Teknisi Eyelash Bersertifikat

Teknisi profesional biasanya memiliki sertifikat pelatihan dari lembaga kecantikan terpercaya.

Oleh sebab itu, ia bilang jangan ragu untuk bertanya apakah mereka memiliki pelatihan atau pengalaman khusus dalam pemasangan eyelash extension.

"Soalnya teknisi yang belum terlatih bisa salah dalam teknik penempelan, sehingga bisa menyebabkan kerontokan hingga infeksi pada mata," kata dia.

3. Perhatikan Kebersihan Alat dan Lingkungan

Eyelash abal-abal seringkali dilakukan di tempat yang tidak steril. Grace menyebutkan bahwa alat seperti pinset, spoolie, dan lem harus dibersihkan dan disterilkan sebelum digunakan. 

Maka dari itu, studio yang profesional biasanya juga menggunakan masker, sarung tangan, dan menjaga kebersihan ruangan.

4. Waspadai Harga yang Terlalu Murah

Harga eyelash extension yang terlalu murah bisa jadi tanda bahwa bahan yang digunakan berkualitas rendah atau tidak aman.

Pasalnya, lem untuk pemasangan eyelash harganya cukup mahal sehingga bisa dipastikan mereka yang mematok harga murah atau di bawah Rp 100.000 merupakan tempat eyelash extension abal-abal.

 "Mereka biasanya menggunakan lem murah yang berkualitas buruk buruk, dan ini bisa menyebabkan iritasi, alergi, bahkan kerusakan bulu mata asli," jelasnya.

5. Tanyakan Jenis Lem dan Bulu Mata yang Digunakan

Studio yang profesional tidak akan ragu menyebutkan merk lem dan jenis bulu mata (seperti mink, silk, atau synthetic).

Sebaliknya, eyelash abal-abal biasanya menggunakan bahan yang tidak jelas, bahkan bisa berasal dari limbah plastik daur ulang.

"Maka dari itu kak, kalau bisa pastikan lem bebas formalin dan bulu mata yang digunakan untuk eyelash memiliki kualitas kosmetik-grade," imbuhnya.

6. Lihat Hasil Pemasangan Sebelumnya

Minta untuk melihat portofolio asli, bukan hanya foto dari internet. Grace menegaskan bahwa sebelum melakukan eyelash extension, ada baik untuk melihat hasil eyelash dari pelanggan sebelumnya, apakah rapi, sesuai bentuk mata, dan tidak menumpuk berlebihan.

"Kalau mau memasang eyelash extension sebaiknya itu kita lihat dulu hasil pemasangannya dari pelanggan sebelumnya, sesuai atau tidak, dan lihat juga review jujurnya, jadi harus mencari tahu dulu untuk memastikan bahwa tempat tersebut tidak abal-abal," tegasnya.

7. Hindari Pemasangan Kilat

Grace mengatakan bahwa eyelash extension yang profesional butuh waktu sekitar dua hingga tiga jam, tergantung volume dan teknik yang digunakan.

Jika proses hanya 15–30 menit, besar kemungkinan dilakukan secara asal-asalan dengan metode cluster, yang berbahaya untuk bulu mata alami.

"Kalau durasi pengerjaan eyelash extension nya hanya 30 menit, itu pasti abal-abal kak karena tidak mengikuti aturan SOP, dan pasti hasil eyelash nya menggumpal. Nanti saat re touch, sangat susah untuk dibersihkan," pungkasnya.

Menggunakan eyelash extension yang aman harus diawali dari pemilihan tempat, teknisi, dan bahan yang tepat.

Jangan tergoda harga murah, karena bisa berdampak buruk pada kesehatan mata dan bulu mata alami kamu.

Selalu utamakan kualitas, keamanan, dan kebersihan, agar tampilan cantikmu tidak malah membawa masalah jangka panjang. (nad/smi)

Editor : Nurismi
#abal-abal #eyelash #kerusakan #bulu mata