Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Punya Segudang Kesibukan Tapi Mau Sehat? Ini 5 Sayuran yang Paling Baik Dimakan Mentah!

Beraupost • Senin, 7 Juli 2025 | 11:20 WIB
Ilustrasi beragam jenis sayuran. (freepik)
Ilustrasi beragam jenis sayuran. (freepik)

BERAU POST - Ternyata ada beberapa jenis sayuran yang paling baik dikonsumsi dalam keadaan mentah.

Sehingga bisa menjadi pilihan agar nutrisi terpenuhi meskipun sedang dilanda kesibukan. Yang mana waktunya tidak memungkinkan untuk memasak sayur.

Oleh karena itu, penting mengenali sayuran mana yang sebaiknya dibiarkan mentah untuk memaksimalkan kebaikan alaminya, seperti dilansir English jagran.

1. Paprika merah

Paprika merah merupakan sumber vitamin C, lebih rapuh dan sensitif terhadap panas sehingga mudah rusak saat dimasak.

Ini juga bantu mempertahankan antioksidan seperti beta-karoten yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh.

2. Bayam

Bayam paling baik dikonsumsi mentah untuk mempertahankan kandungan vitamin C dan folatnya yang berkurang secara signifikan saat dimasak.

Menikmati bayam mentah dalam salad atau smoothie memungkinkan penyerapan vitamin lebih baik.

Selain itu, bayam mentah mempertahankan kapasitas pengikatan zat besi alami dan sumber vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi, memaksimalkan manfaat nutrisinya.

3. Bit

Bit mentah merupakan makanan super yang padat nutrisi, mengandung folat, serat, dan antioksidan seperti betalain.

Tidak seperti bit yang dimasak, bit mentah mempertahankan profil nutrisinya secara penuh.

Memarutnya ke dalam salad atau membuat jus merupakan cara yang lezat untuk memanfaatkan bit.

4. Bawang putih

Bawang putih mentah memiliki senyawa allicin dengan efek antimikroba, pelindung jantung, dan antiradang.

Diaktifkan dengan cara dihancurkan atau dicincang, allicin akan terurai dengan cepat saat terkena panas.

5. Brokoli

Manfaat kesehatan brokoli yang mengagumkan berasal dari sulforafan, senyawa dengan khasiat ampuh melawan kanker dan antiradang.

Namun, memasak brokoli, terutama merebus atau memanaskannya dalam microwave, secara signifikan mengurangi kadar sulforafan. (jpg/smi

 

 
Editor : Nurismi
#konsumsi #sayuran #mentah