- Kamu punya golongan darah O
Sering dengar klaim yang mengatakan bahwa nyamuk lebih menyukai golongan darah tertentu? Klaim ini ternyata benar adanya, lho.
Beberapa bukti eksperimental menyatakan bahwa orang dengan golongan darah O lebih sering digigit nyamuk daripada orang dengan golongan darah A atau B.
Sebuah studi tahun 2004 menemukan nyamuk menghisap darah pada golongan darah O hampir dua kali lebih sering dibanding golongan darah lain.
Dalam penelitian tersebut, sekitar 85 persen orang ditemukan mengeluarkan bahan kimia khas melalui kulit sesuai golongan darah mereka. Sehingga, sekresi semacam ini menarik lebih banyak nyamuk.
- Bau badanmu lebih manis
Setiap orang memiliki aroma unik yang dapat membuat mereka lebih menarik bagi nyamuk. Faktanya, sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Virginia Tech pada 2023 menemukan bahwa orang yang menggunakan sabun mandi dan parfum beraroma manis, seperti bunga atau buah lebih mungkin digigit nyamuk.
Hal ini dikarenakan nyamuk secara alami cenderung mencari sumber nektar, yang bisa ditemukan pada bunga.
Sehingga, ketika seseorang menggunakan produk beraroma manis, nyamuk merasa bahwa ada sumber makanan di dekatnya.
- Memakai pakaian berwarna gelap
Pakaian berwarna gelap yang menyerap panas dapat membuat kamu lebih disukai nyamuk daripada orang di sekitarmu.
Sebuah studi tahun 2022 yang dilakukan oleh University of Washington mengungkapkan bahwa ketika nyamuk mendeteksi CO2, mereka dapat memindai warna tertentu dan pola visual lainnya.
Adapun, warna-warna yang mudah dideteksi oleh nyamuk adalah warna hitam, sebagian warna biru, merah, dan oranye.
Warna gelap seperti hitam menciptakan kontras dengan lingkungan sekitar, yang mampu ditangkap oleh serangga.
Sedangkan, merah dan oranye memancarkan sinyal gelombang panjang yang dapat ditangkap oleh nyamuk. Sehingga, para ahli merekomendasikan agar mengenakan warna-warna yang lebih lembut, seperti pastel untuk mengusir nyamuk.
- Kamu sedang berkeringat
Nyamuk juga cenderung tertarik pada orang yang sedang berkeringat. Sebuah studi tahun 2019 yang dipublikasikan dalam Current Biology menemukan bahwa nyamuk dapat mendeteksi sumber makanan dengan mencium asam laktat dalam keringat manusia.
- Suhu tubuhmu lebih panas
Meskipun kamu tidak sedang berkeringat, namun jika suhu tubuhmu meningkat, kamu cenderung dapat mengundang nyamuk untuk mengerubungimu.
Hal ini dikarenakan nyamuk dapat merasakan panas tubuh dan tertarik pada karbon dioksida yang diembuskan, yang meningkat ketika kamu sedang kepanasan, berolahraga, atau kecapekan.
Selain itu, nyamuk juga sering hinggap di area kulit yang terbuka, seperti leher atau kaki. Sehingga, salah satu cara menghindari gigitan nyamuk adalah dengan mengenakan pakaian yang sejuk dan menutupi area kulit.
- Sedang hamil
Wanita hamil mengeluarkan panas tubuh yang lebih tinggi dan mengembuskan lebih banyak karbon dioksida, sehingga mereka lebih menarik bagi nyamuk.
Fluktuasi hormonal yang terjadi selama masa kehamilan menyebabkan kamu bernapas lebih dalam dan cepat. Itulah sebabnya wanita hamil melepaskan lebih banyak karbon dioksida yang menarik nyamuk. (jpg/smi)