Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jangan Takut Donor Darah! Ini Fakta 14 Manfaatnya untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Beraupost • Jumat, 13 Juni 2025 | 08:50 WIB
Ilustrasi donor darah. (Freepik)
Ilustrasi donor darah. (Freepik)

BerauPostDonor darah merupakan sebuah tindakan kemanusiaan di mana seseorang secara sukarela mendonorkan sebagian kecil darahnya untuk kemudian disalurkan kepada individu yang membutuhkan transfusi.

Melansir informasi dari laman uddpmitangsel, donor darah adalah aksi altruistik yang amat mulia.

Tidak hanya berpotensi besar untuk menyelamatkan nyawa orang lain, kegiatan ini ternyata juga menghadirkan beragam manfaat kesehatan yang signifikan bagi para pendonornya.

Setelah mendonorkan darah, tubuh Anda akan merasa lebih bugar karena proses produksi darah yang diperbarui.

Sayangnya, masih banyak orang yang enggan atau takut untuk berdonor darah dengan berbagai alasan, dari rasa cemas terhadap jarum suntik hingga kekhawatiran darah akan habis.

Dikutip dari laman dinkes.okukab.go.id, secara umum ada dua jenis donor darah, donor darah pengganti dan donor darah langsung.

Tujuan utama dari setiap kegiatan donor darah adalah untuk kepentingan sosial dan kemanusiaan.

Prosedur donor darah di Indonesia berada di bawah pengawasan ketat Palang Merah Indonesia (PMI) dan keamanannya telah dijamin oleh Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Berikut adalah beragam manfaat kesehatan yang bisa Anda rasakan ketika Anda rutin mendonorkan darah:

1. Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar zat besi yang berlebihan dalam tubuh bisa memicu gangguan fungsi otak dan meningkatkan risiko Alzheimer.

Donor darah secara berkala membantu mengontrol kadar zat besi tersebut agar tetap seimbang.

2. Meningkatkan Produksi Sel Darah Merah

Setiap kali mendonorkan darah, tubuh akan merespons dengan memproduksi sel darah merah baru untuk menggantikan yang keluar. Proses ini membantu memperbarui komposisi darah, sehingga sirkulasi tetap sehat dan optimal.

3. Menurunkan Kadar Kolesterol

Donor darah memiliki peran penting dalam membantu menstabilkan kadar kolesterol, terutama jenis LDL (kolesterol jahat). Ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.

4. Menjaga Fungsi Organ Paru-paru dan Ginjal

Kegiatan mendonorkan darah dapat merangsang kerja organ paru-paru dan ginjal agar berfungsi lebih efisien dalam menyaring serta menyalurkan oksigen dan zat sisa dari dalam tubuh.

5. Menurunkan Risiko Kanker

Kadar zat besi berlebih dapat memicu stres oksidatif yang memengaruhi pertumbuhan sel kanker. Dengan mendonor darah, zat besi dalam tubuh akan lebih terkendali dan risiko beberapa jenis kanker pun dapat ditekan.

6. Membantu Menurunkan Berat Badan

Satu kali donor darah dapat membakar sekitar 650 kalori. Bagi individu dengan berat badan berlebih, kegiatan ini bisa menjadi tambahan aktivitas yang mendukung program penurunan berat badan secara sehat.

7. Memperbaiki Kualitas Tidur

Beberapa pendonor mengungkapkan adanya peningkatan kualitas tidur setelah rutin mendonor. Tubuh yang lebih sehat dan sirkulasi darah yang lebih lancar bisa menjadi penyebab tidur jadi lebih nyenyak.

8. Membantu Menjaga Kesehatan Mental

Melakukan donor darah juga memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis. Rasa kepedulian dan kontribusi nyata terhadap sesama dapat memunculkan perasaan bahagia, puas, dan mengurangi tekanan batin.

9. Meningkatkan Kesadaran akan Kesehatan Diri

Sebelum melakukan donor, pendonor wajib melalui pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin, dan tes penyakit tertentu. Proses ini secara tidak langsung membuat Anda lebih peduli dan waspada terhadap kondisi kesehatan sendiri.

10. Mengurangi Kekentalan Darah

Sirkulasi darah yang terlalu kental dapat meningkatkan risiko penyakit pembuluh darah, seperti varises atau bahkan gangguan jantung. Donor darah membantu menurunkan kekentalan darah agar tetap mengalir dengan lancar.

11. Mendeteksi Penyakit Secara Dini

Pemeriksaan kesehatan sebelum donor darah menjadi kesempatan untuk mendeteksi gangguan serius seperti HIV, hepatitis, atau malaria. Hal ini sangat penting, terlebih jika penyakit belum menunjukkan gejala.

12. Menurunkan Kelebihan Zat Besi

Tubuh yang kelebihan zat besi berisiko mengalami kerusakan organ seperti hati dan jantung. Donor darah merupakan cara alami untuk menjaga kadar zat besi tetap dalam batas aman.

13. Menjaga Kesehatan Jantung

Donor darah bisa membantu memperlancar aliran darah dan mencegah pembentukan plak di dinding arteri. Dengan begitu, risiko penyakit jantung koroner dan stroke pun dapat dikurangi secara signifikan.

14. Menambah Nafsu Makan

Beberapa orang yang rutin mendonorkan darah melaporkan peningkatan nafsu makan setelah melakukannya. Hal ini mungkin terjadi karena tubuh membutuhkan energi tambahan untuk memulihkan sel darah yang telah dikeluarkan. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#donor darah #manfaat #kesehatan