BerauPost - Fashion ala old money alias orang kaya lama tidaklah rumit dan justru cenderung mengedepankan konsep sederhana yang elegan.
Memang, mereka masih menggunakan aksesori dengan harga fantastis, namun tidak begitu ditonjolkan.
Ketimbang terang-terangan pamer harta kekayaan pada tubuh, old money biasanya lebih memperhatikan pilihan warna yang melekat pada gaya mereka.
Mengutip dari YouTube The Luxe Life, palet warna kalangan kelas atas ini umumnya bersifat lembut, penuh makna, serta mencerminkan nilai-nilai kesederhanaan, namun di sisi lain juga menonjolkan identitas ‘selera tinggi’.
Ingin bergaya seperti golongan yang sudah ditakdirkan kaya raya secara turun temurun? Perhatikan dulu delapan kombinasi warna berikut.
- Cream, Ivory, dan Putih Lembut
Palet warna satu ini anti mencolok dan tidak berlebihan. Ketika dipakai, kesan yang tercipta tentunya tak jauh dari berkelas, mewah, dan tampak bersih.
Bisa dikatakan, tiga warna ini cukup penting untuk menghiasi lemari pakaian seorang old money.
Jadi, jika kamu ingin terlihat seperti dari kalangan tersebut, cobalah untuk mengenakan blus berwarna cream, ataupun gaun linen putih yang lembut.
- Navy Blue
Navy blue memberi kesan tegas, kuat, namun tetap tenang pada si pemakai. Warna satu ini bisa digunakan dalam berbagai situasi, baik kasual maupun formal.
Blazer, tas, gaun simple, hingga mantel, semua item fashion ini cocok diselimuti navy blue. Apabila hitam legam terlalu ‘dramatis’ bagi sebagian orang, navy bisa menjadi pilihan yang sedikit lebih ‘soft’.
- Camel dan Taupe
Dua warna yang tak pernah tergerus zaman maupun tren antara lain ada camel dan taupe. Pada dasarnya, para old money menyukai fashion timeless yang berkelas dan menunjukkan kualitas.
The Luxe Life menyebutkan, mantel bernuansa camel bahkan seolah menjadi item wajib kalangan ultra kaya.
Begitu pula dengan Taupe, Paduan coklat dan abu yang cukup serbaguna digunakan pada berbagai jenis outfit termasuk sweater, celana bahan, dan lain-lain.
- Dusty Rose dan Blush
Bagi pecinta warna dengan sifat feminin tetapi juga terkesan dewasa, dusty rose dan blush bisa jadi pilihan terbaik. Keduanya cukup membawa warna terang namun tipis.
Dengan begitu, si pemakai akan menyuguhkan sisi anggun, tanpa kekanak-kanakan. Di samping, pilihan warna tersebut juga membuat penampilan jadi lebih lembut.
- Olive Green dan Sage
Tenang, cerdas, dan alami. Tiga kesan inilah yang muncul ketika seseorang mengenakan outfit dengan sentuhan olive green dan sage.
Baik olive green maupun sage cukup mudah dipadu padankan bersama warna soft lainnya. Misalnya saja disandingkan dengan krem dan coklat.
- Burgundy dan Deep Wine
Tidak selalu old money memilih palet warna netral. Terkadang mereka juga butuh nuansa lebih mendalam, tanpa terlalu mencolok.
Burgundy dan deep wine sendiri menunjukkan sisi dewasa dan misterius. Kesan yang diungkapkan melalui warna ini lebih kepada kepercayaan diri, mewah, dan berintelek.
- Soft Gray dan Charcoal
Warna dengan dasar abu-abu mungkin terkesan versi pudar dari hitam. Padahal, warna ini menjadi penyeimbang antara warna lembut seperti blush dan baby blue, sehingga outfit terasa lebih berkelas.
Biasanya kalangan kelas atas suka mengenakan item fashion berupa mantel tailored, knitwear, dan celana wol klasik berwarna soft gray maupun charcoal.
- Powder Blue dan Light Denim
Citra rapi sekaligus tetap santai muncul melalui kemeja powder blue, gaun biru pucat, ataupun denim terang berkualitas.
Biru yang tampak pucat ini menunjukkan sisi lembut namun tidak lemah, muda tetapi tidak childish alias kekanak-kanakan. Jika ingin menghadirkan chic fashion nan kasual, kamu cukup memilih jeans terang yang dipadukan dengan kemeja putih. (jpg/smi)
Editor : Nurismi