Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Cek Dulu! Daftar Makanan yang Sebaiknya Tak Dipanaskan Dua Kali

Beraupost • Kamis, 29 Mei 2025 | 09:30 WIB
Ilustrasi darin efek samping jika 9 makanan ini dimasak kembali. (Dok. benzoix/freepik)
Ilustrasi darin efek samping jika 9 makanan ini dimasak kembali. (Dok. benzoix/freepik)

BerauPost - Memanaskan makanan adalah kebiasaan yang sudah umum di kalangan masyarakat Indonesia.

Pasalnya makanan yang tersisa banyak akan sayang jika dibuang begitu saja, maka kebanyakan masyarakat akan menyimpannya dan dipanaskan kembali saat ingin menyantapnya lagi.

Siapa sangka kebiasaan tersebut ternyata memiliki efek samping yang bahaya bagi tubuh manusia.

Karena sebenarnya, beberapa jenis bahan makanan justru dapat berubah secara kimiawi saat dipanaskan kembali, yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis-jenis makanan yang sebaiknya tidak melalui proses pemanasan ulang.

Selain menjaga kandungan gizi di dalamnya, langkah ini juga dapat mencegah risiko keracunan atau gangguan pencernaan.

Berikut ini adalah sembilan jenis makanan yang disarankan untuk tidak dipanaskan kembali setelah dimasak, dilansir dari unggahan pengguna Tiktok @diet.sehat.

  1. Bayam

Bayam merupakan sayuran yang mengandung nitrat cukup tinggi. Jika dipanaskan ulang, nitrat tersebut dapat berubah menjadi nitrit yang bersifat karsinogenik atau pemicu penyakit kanker. Maka sebaiknya olahan bayam dikonsumsi langsung setelah dimasak.

  1. Kentang

Menurut ahli kesehatan, kentang yang dipanaskan berulang berisiko menumbuhkan bakteri berbahaya yang beresiko pada kesehatan.

Selain itu, kandungan gizi pada kentang juga bisa berkurang drastis saat kentang dipanaskan kembali. Sehingga disarankan untuk memasak kentang dalam porsi kecil agar tidak perlu disimpan terlalu lama.

  1. Jamur

Jamur memang menjadi olahan yang sangat lezat jika diolah dengan baik dan benar. Namun siapa sangka jika makananan satu ini bisa menjadi makanan yang sangat berbahaya bagi tubuh jika dipanaskan berulang kali.

Pemanasan ulang pada jamur bisa mengubah struktur proteinnya dan menyebabkan gangguan pencernaan. Karena jamur memiliki yang sensitif, sebaiknya makanan satu ini langsung dikonsumsi setelah dimasak.

  1. Telur

Telur merupakan salah satu sumber protein terbaik. Selain memiliki kandungan yang sehat seperti vitamin A, kalsium, vitamin B6 dan juga B12, telur juga menjadi bahan makanan yang cukup mudah diolah dalam waktu singkat.

Namun telur juga termasuk kedalam makanan yang sangat tidak dianjurkan untuk dipanaskan ulang. Pemanasan kedua pada telur dapat memicu terbentuknya senyawa beracun yang membahayakan sistem pencernaan.

  1. Daging Ayam

Daging ayam adalah salah satu olahan yang paling umum untuk dipanaskan ulang, selain biasanya dimasak dalam porsi yang cukup banyak, daging ayam juga kerap kali menjadi menu utama saat perjamuan makan malam, yang menjadi alasan jika olahan ini paling sering dipanaskan berulang.

Pemanasan ulang pada daging ayam bisa mengubah struktur protein yang terkandung didalamnya, sehingga lebih sulit dicerna dan dapat memicu gangguan pencernaan.

Jika terpaksa harus dihangatkan, pastikan seluruh bagian, termasuk bagian dalam hingga ke tulang, benar-benar panas

  1. Seledri

Seledri merupakan bahan pelengkap yang paling umum ditemui di olahan sup atau jenis makanan berkuah lainnya. Namun siapa sangka jika bahan kecil tersebut justru bisa berdampak serius jika kita panaskan secara berulang.

Sama seperti bayam, seledri juga mengandung nitrat yang dapat berubah menjadi senyawa karsinogenik bila dipanaskan ulang. Jadi sangat disarankan jika ingin menyimpan sup, sebaiknya keluarkan potongan seledri terlebih dahulu, sebelum dipanaskan kembali.

  1. Nasi

Sama halnya dengan kentang, nasi jika dibiarkan terlalu lama dan tidak disimpan dengan baik akan menyebabkan timbulnya bakteri beracun bernama Bacillus Cereus yang berbahaya bagi tubuh.

  1. Santan

Memanaskan makanan yang mengandung santan berulang kali dapat mengubah lemak sehat menjadi lemak jahat. Hal ini berisiko meningkatkan kadar kolesterol dan memicu obesitas. Jadi, sebaiknya konsumsi hidangan bersantan dalam sekali makan. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#makanan #Ulang #dipanaskan