BerauPost - Garam adalah bumbu yang hampir selalu ada di setiap hidangan, baik dari makanan olahan, camilan, maupun makanan siap saji.
Namun, tanpa disadari, banyak orang mengonsumsi lebih banyak garam dari yang dibutuhkan tubuh setiap harinya.
Tubuh memang membutuhkan garam, terutama kandungan natrium di dalamnya, untuk membantu fungsi otot dan saraf serta menjaga keseimbangan cairan.
Akan tetapi, jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih, garam justru dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.
Yang menjadi persoalan, tanda-tanda kelebihan garam sering kali tidak disadari atau dianggap sepele.
Melansir dari laman HealthShots, dalam artikel ini akan membahas 6 tanda umum yang bisa menjadi sinyal bahwa Anda mungkin telah mengonsumsi terlalu banyak garam.
1. Tekanan darah tinggi
Mengonsumsi garam secara berlebihan dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak air di dalam pembuluh darah.
Hal ini membuat volume darah meningkat, sehingga tekanan pada dinding pembuluh darah juga menjadi lebih besar.
Kondisi ini dikenal sebagai tekanan darah tinggi, yang merupakan salah satu penyebab utama penyakit jantung, stroke, dan gangguan fungsi ginjal.
2. Pembengkakan
Selain tekanan darah tinggi mengonsumsi garam secara berlebihan juga dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan atau yang disebut edema, terutama di bagian tangan, kaki, pergelangan kaki, atau perut.
Hal ini terjadi karena garam membuat tubuh menahan air lebih banyak untuk menjaga keseimbangan cairan.
3. Sering haus
Terlalu banyak mengonsumsi garam dapat membuat Anda merasa sangat haus. Ini terjadi karena garam menarik air dari dalam sel ke aliran darah untuk menyeimbangkan kadar natrium yang berlebih. Proses ini memicu rasa haus sebagai cara tubuh meminta tambahan cairan.
4. Masalah ginjal
Mengonsumsi garam secara berlebihan dapat memberatkan kerja ginjal, yang bertugas menyaring kelebihan natrium dari darah.
Jika terjadi terus-menerus, kondisi ini bisa mengganggu fungsi ginjal dan meningkatkan risiko terjadinya penyakit ginjal.
5. Detak jantung tidak teratur
Terlalu banyak mengonsumsi garam bisa mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh, seperti natrium dan kalium.
Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan palpitasi jantung atau jantung berdebar dengan cepat, kuat, dan tidak beraturan, terutama pada orang yang memiliki masalah jantung bawaan.
6. Sering sakit kepala
Terlalu banyak mengonsumsi garam dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi, serta mengganggu aliran darah.
Kondisi ini bisa memicu sakit kepala atau migrain pada sebagian orang. (jpg/smi)
Editor : Nurismi