Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Terungkap! 4 Alasan Psikologis Mengapa Membersihkan Rumah Itu Menenangkan

Beraupost • Kamis, 1 Mei 2025 | 12:20 WIB
Seorang wanita yang sedang membersihkan rumah. (Freepik)
Seorang wanita yang sedang membersihkan rumah. (Freepik)

BerauPost - Ada sesuatu yang luar biasa memuaskan saat melihat rumah bersih dan rapi. Bahkan, sebagian orang merasa bahwa kegiatan membersihkan itu sendiri sudah seperti terapi. Tapi, sebenarnya, apa alasannya?

Ternyata, dunia psikologi punya jawabannya. Ada sifat-sifat tertentu yang cenderung dimiliki orang-orang yang menikmati aktivitas menggosok lantai atau membersihkan debu di sudut-sudut rumah.

Dalam artikel yang dikutip dari Geediting, Senin (28/4) ini, kita akan membahas enpat karakteristik tersebut, berdasarkan wawasan psikologi.

Apakah Anda seorang pecinta kebersihan atau sekadar ingin menemukan ketenangan di tengah hiruk-pikuk hidup, tetaplah membaca. Mungkin Anda akan menemukan sudut pandang baru tentang kegiatan beres-beres!

1) Menyukai Ketertiban

Menurut psikologi, orang yang menikmati membersihkan rumah biasanya punya kecintaan kuat terhadap keteraturan.

Ini bukan sekadar soal dapur mengilap atau rak buku yang rapi. Ini juga soal ketenangan batin yang datang bersama lingkungan yang teratur.

Mengapa keteraturan terasa begitu penting? Semuanya berkaitan dengan kebutuhan alami otak manusia akan sesuatu yang bisa diprediksi.

Saat kita membersihkan, kita sebenarnya sedang menciptakan lingkungan yang tertib dan harmonis, yang pada akhirnya menurunkan tingkat stres akibat kekacauan.

Dengan kata lain, mencintai keteraturan bukan sekadar soal visual, melainkan juga soal merawat kesehatan mental kita.

2) Menghayati Gerakan

Salah satu ciri lain dari orang yang merasa membersihkan itu menenangkan adalah kemampuan untuk hadir penuh dalam aktivitas tersebut.

Bagi banyak orang, membersihkan bukan sekadar tugas rutin. Saat Anda benar-benar hadir dalam setiap gerakan, seluruh proses bisa berubah menjadi meditasi sederhana yang menenangkan.

3) Membutuhkan Rasa Kontrol

Pernah merasa hidup berantakan dan Anda butuh melakukan sesuatu untuk merasa lebih tenang? Bagi sebagian orang, membersihkan adalah jawabannya.

Saat segalanya terasa di luar kendali, menyapu, mengepel, atau membereskan rumah memberi perasaan berkuasa atas sesuatu — sekecil apa pun itu.

Anda mungkin tidak bisa mengatur apa yang terjadi di dunia luar, tapi Anda bisa memastikan kamar Anda rapi dan wangi.

Di masa-masa penuh ketidakpastian, tindakan sederhana ini bisa terasa sangat menenangkan.

Namun, seperti apa pun dalam hidup, penting untuk tetap menjaga keseimbangan agar kegiatan ini tidak berubah menjadi perilaku obsesif.

4) Aktivitas Fisik yang Membuat Mood Naik

Tidak bisa dimungkiri, membersihkan rumah adalah aktivitas fisik yang cukup menguras tenaga.

Dari mengepel hingga mengangkat perabot, semua itu membuat tubuh bergerak aktif.

Tahukah Anda? Aktivitas fisik seperti ini bisa memicu pelepasan endorfin — hormon yang membuat kita merasa bahagia.

Itulah mengapa setelah sibuk beres-beres, banyak orang merasa lebih lega, bahkan bersemangat.

Jadi, saat Anda sedang menyedot debu atau mencuci piring, ingatlah bahwa Anda tidak hanya membuat rumah bersih, tapi juga meningkatkan kesehatan mental Anda!

Bagi sebagian orang, ini alasan besar mengapa membersihkan terasa seperti terapi: tubuh bergerak, hati pun senang. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#psikologi #bersih #terapi