Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jangan Sepelekan Rambut Rontok! Bosa Jadi Alarm Diabetes Mengintai

Beraupost • Senin, 14 April 2025 | 18:34 WIB
Diabetes menyebabkan rambut rontok. (freepik)
Diabetes menyebabkan rambut rontok. (freepik)

BerauPost - Rambut rontok seringkali dianggap sebagai masalah sepele. Namun, tahukah jika kerontokan rambut berlebih bisa menjadi salah satu gejala diabetes?

Dilansir dari Verywell Health, manusia normal rata-rata kehilangan sekitar 50 sampai 100 helai rambut per hari. 

Kehilangan rambut adalah bagian dari siklus hidup rambut. Saat satu helai rambut rontok, helai rambut lain akan menggantikannya.

Rambut rontok bisa menjadi gejala diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 adalah kondisi autoimun di mana pankreas tidak menghasilkan insulin

Sedangkan tipe 2 adalah diabets umum, di mana tubuh menghasilkan insulin tapi tidak berjalan semestinya, sehingga muncul resistensi insulin.

Insulin adalah hormon penting yang membantu sel menggunakan gula darah untuk energi. Ketika tidak berjalan dengan baik, ini akan menyebabkan gula darah tinggi dan menyebabkan berbagai masalah, seperti rambut rontok. 

Bagaimana diabetes menyebabkan kerontokan rambut?

Melansir Everyday Health, meski hubungan langsung antara diabetes dan kerontokan rambut belum sepenuhnya dipahami, ada beberapa faktor terkait yang mampu menjelaskan hubungannya, seperti:

Kadar gula yang tinggi dapat merusak pembuluh darah, sehingga aliran darah kaya oksigen ke folikel rambut terhambat. Folikel rambut membutuhkan aliran darah yang baik untuk pertumbuhan rambut. 

Penderita diabetes tipe 1 seringkali memiliki kondisi autoimun lain, seperti alopecia dan trioditis hashimoto yang dapat menyebabkan kerontokan rambut. 

Beberapa obat diabetes dapat menyebabkan kerontokan rambut sebagai efek samping. Selain itu, obat untuk hipertensi, kolesterol, asam urat yang sering dikonsumsi dapat memicu kerontokan rambut. 

Zat besi memiliki peran untuk memproduksi hemoglobin, yakni protein yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kerontokan rambut. 

Cara mengatasi kerontokan rambut pada penderita diabetes.

Penanganan terbaik untuk kerontokan rambut karena diabetes bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Melansir Diabetes Strong, simak beberapa strategi yang bisa Anda terapkan:

Meningkatkan kadar gula darah adalah hal yang penting. Mengikuti rekomendasi dari Asosiasi Diabetes Amerika, meningkatkan kadar gula darah dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan mencegah komplikasi, termasuk kerontokan rambut. 

Gunakan suplemen biotin dan vitamin B-kompleks yang dapat mendukung pertumbuhan rambut, tetapi tidak akan mengobati kerontokan rambut yang disebabkan oleh gula darah.

Hindari juga gaya rambut yang ketat menggunakan minyak rambut. Pilih produk rambut alami untuk membuat rambut tumbuh sehat. 

Kesimpulan

Diabetes dapat menyebabkan kerontokan rambut akibat berbagai faktor. Pengelolaan kadar gula darah yang baik dan membangun gaya hidup sehat akan mengatasi masalah ini. Jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan ahli jika diperlukan! (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#rambut rontok #diabetes #insulin