BerauPost - Setelah menikmati hidangan Lebaran yang kaya akan santan, daging, dan gorengan, banyak orang mulai merasa khawatir dengan kadar kolesterol yang melonjak.
Makanan lezat khas Lebaran memang sulit ditolak, tetapi dampaknya terhadap kesehatan, terutama bagi yang memiliki riwayat kolesterol tinggi, bisa cukup serius.
Jika Anda mulai merasa tubuh lebih berat, mudah lelah, atau mengalami keluhan seperti pusing dan nyeri dada, bisa jadi kadar kolesterol Anda sedang meningkat.
Namun, jangan khawatir, selain menjaga pola makan, ada beberapa minumanalami yang dapat membantu menurunkan kolesterol dengan cara yang sehat dan menyegarkan.
Dilansir dari laman Medical News Today pada Rabu (2/4), berikut merupakan 8 minuman yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam tubuh.
1. Jus Tomat
Tomat merupakan sumber likopen yang sangat baik, yaitu senyawa alami yang telah terbukti dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.
Proses pengolahan tomat menjadi jus bahkan dapat meningkatkan kadar likopen di dalamnya, sehingga manfaatnya bisa lebih optimal.
Selain itu, jus tomat juga mengandung serat dan niasin yang berperan dalam menyehatkan jantung.
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Jepang, ditemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi jus tomat tanpa tambahan garam mengalami penurunan kadar kolesterol yang signifikan dalam kurun waktu satu tahun.
2. Teh Hijau
Teh hijau dikenal sebagai minuman yang kaya akan antioksidan, terutama katekin, yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang lebih sering mengonsumsi teh hijau cenderung memiliki kadar kolesterol yang lebih stabil dan lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsinya.
Selain itu, kandungan epigallocatechin gallate (EGCG) dalam teh hijau juga berperan dalam menekan produksi enzim tertentu yang dapat meningkatkan kolesterol dalam tubuh.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, sebaiknya konsumsi teh hijau tanpa gula dan dalam jumlah yang cukup setiap harinya.
3. Minuman Kedelai
Minuman berbasis kedelai seperti susu kedelai bisa menjadi alternatif sehat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol.
Kedelai memiliki kandungan protein yang tinggi tetapi rendah lemak jenuh, sehingga dapat menggantikan sumber protein hewani yang cenderung meningkatkan kadar kolesterol.
Menurut rekomendasi dari FDA, konsumsi sekitar 25 gram protein kedelai per hari sebagai bagian dari pola makan rendah lemak jenuh dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
Namun, untuk mendapatkan manfaat terbaik, sebaiknya pilih produk kedelai yang minim pemrosesan dan tanpa tambahan gula, garam, atau lemak berlebih.
4. Minuman Oat
Oat mengandung jenis serat larut yang disebut beta-glukan, yang berfungsi membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Serat ini membentuk gel di dalam usus yang bekerja dengan cara mengikat kolesterol dan menghambat penyerapannya ke dalam aliran darah.
Sebuah studi menyebutkan bahwa minuman berbasis oat seperti susu oat lebih efektif dalam menurunkan kadar kolesterol dibandingkan dengan konsumsi oat dalam bentuk sereal atau bubur.
Satu gelas susu oat (sekitar 250 mL) bisa mengandung sekitar 1 gram beta-glukan, yang sangat bermanfaat dalam menjaga kadar kolesterol tetap stabil jika dikonsumsi secara rutin.
5. Smoothie Susu Nabati
Susu nabati seperti susu kedelai dan susu oat bisa menjadi pilihan sehat untuk membantu mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh.
Jika dikombinasikan dengan buah dan sayuran yang kaya akan serat serta nutrisi lain, manfaatnya bisa semakin meningkat. Beberapa bahan yang bisa ditambahkan ke dalam smoothie sehat ini adalah pisang, anggur, plum, mangga, bayam, atau labu.
Misalnya, seseorang bisa membuat smoothie dengan mencampurkan 250 mL susu oat atau susu kedelai dengan satu buah pisang dan segenggam anggur untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih maksimal.
Minuman ini tidak hanya enak, tetapi juga baik untuk menjaga kadar kolesterol tetap stabil dan mendukung kesehatan jantung.
6. Minuman Kakao
Kakao, yang merupakan bahan utama dalam cokelat hitam, mengandung antioksidan bernama flavanol yang telah terbukti memiliki manfaat untuk kesehatan jantung dan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa konsumsi kakao dalam jumlah yang tepat dapat membantu mengurangi kadar kolesterol total dalam tubuh.
Namun, perlu diperhatikan bahwa banyak produk berbasis cokelat yang dijual di pasaran mengandung tambahan gula, garam, dan lemak jenuh dalam jumlah tinggi, yang justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Oleh karena itu, sebaiknya pilih minuman kakao yang lebih alami dan minim bahan tambahan.
7. Smoothie Buah Beri
Buah beri seperti stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry dikenal kaya akan antioksidan dan serat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Salah satu senyawa utama dalam buah beri adalah antosianin, yang memiliki efek positif dalam meningkatkan kesehatan pembuluh darah dan menurunkan kolesterol jahat (LDL).
Selain itu, buah beri juga rendah kalori dan lemak, sehingga cocok dikonsumsi bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan jantung.
Salah satu cara terbaik untuk menikmati manfaatnya adalah dengan membuat smoothie, misalnya dengan mencampurkan dua genggam buah beri dengan setengah cangkir yogurt rendah lemak dan sedikit air dingin.
8. Minuman dengan Sterol dan Stanol
Sterol dan stanol adalah senyawa alami yang terdapat dalam tumbuhan dan memiliki struktur mirip dengan kolesterol.
Senyawa ini bekerja dengan cara menghalangi penyerapan kolesterol dalam tubuh, sehingga kadar kolesterol dalam darah bisa lebih terkendali.
Namun, jumlah sterol dan stanol dalam makanan alami seperti sayuran dan kacang-kacangan sangat kecil, sehingga beberapa produk seperti susu, yogurt, dan jus buah ditambahkan senyawa ini untuk memberikan manfaat yang lebih besar.
FDA merekomendasikan konsumsi sekitar 1,3 gram sterol dan 3,4 gram stanol per hari untuk membantu menurunkan kadar kolesterol secara efektif. (jpg/smi)
Editor : Nurismi