Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Anti Kalap Saat Lebaran: Ini Tips Ampuh dari Ade Rai!

Beraupost • Selasa, 1 April 2025 | 09:30 WIB
Ade Rai (Jawapos.com)
Ade Rai (Jawapos.com)

BerauPost - Bulan Ramadan resmi berakhir dan disambut dengan hari kemenangan di Hari Raya Idulfitri 1446 H.

Umat muslim di seluruh dunia merayakan hari kemenangan dengan berkumpul dan bermaaf-maafan dengan anggota keluarga di rumah.

Sebulan penuh menahan asupan makan dan minuman, kini anda akan disuguhi dengan makanan khas Lebaran.

Tetapi, anda juga perlu waspada dan tetap mengontrol asupan makanan dan minuman agar manfaat puasa Ramadan tidak terlewat begitu saja.

Dikutip dari akun media sosial pribadinya, mantan binaragawan ternama Indonesia, Ade Rai turut membagikan tips dan trik dalam menangani asupan makanan agar tidak terlalu berlebihan selama merayakan Hari Raya Idulfitri tahun ini.

Tradisi Hari Raya Idulfitri yang berkunjung ke rumah saudara dan kerabat tentu saja akan disuguhi oleh beragam makanan yang tersedia.

Anda perlu menyimak tips dan trik berikut sembari menjaga hubungan silaturahmi yang baik dengan tuan rumah yang menyajikan makanan.

Ade Rai menyebutkan bahwa Anda bisa menyiasati asupan-asupan yang ingin anda konsumsi.

Ia menyebutkan bahwa banyak panganan dengan rasa manis seperti nastar, kastangel, dan lain-lain bisa menyebabkan lonjakan gula darah.

Ade Rai menyarankan agar pilihlah makanan manis yang berbahan dasar alami. Biasanya tekstur yang dimiliki terasa kasar dan memiliki bentuk sesuai dengan aslinya. 

Pria berusia 54 tahun itu juga menambahkan makanan-makanan yang memiliki rasa yang gurih juga tentu akan tersedia di meja makan ketika Hari Raya Idul Fitri.

Ade Rai mengungkapkan baiknya anda menyantap makanan dengan protein tinggi terlebih dahulu. Kemudian, ia juga menyarankan agar mengonsumsi sayur mayur yang biasanya diolah dengan santan kelapa.

Baru setelah semuanya sudah dikonsumsi, Anda bisa menambahkan sumber karbohidrat seperti ketupat dan olahan beras dalam bentuk lainnya.

Ade Rai menyarankan bahwa semua sumber makanan karbohidrat diusahakan dimakan terakhir.

Yang tak kalah penting adalah Ade Rai menyarankan agar kita tetap mengontrol jumlah makanan yang dikonsumsi.

Misalnya kondisi anda yang akan berkeliling ke rumah-rumah, tentu tuan rumah yang anda sambangi akan menyuguhkan makanan.

Sehingga, Anda perlu mengontrol setiap asupan yang dikonsumsi di masing-masing rumah yang anda kunjungi.

Ade Rai menambahkan bahwa protein yang dikonsumsi terlebih dahulu akan membantu tubuh memiliki sinyal untuk merasa cukup dalam mengonsumsi makanan.

Siasat yang dibagikan juga memiliki alasan mengapa panganan manis sebaiknya tidak dikonsumsi terlebih dahulu.

Sebab, gula yang ada di makanan akan mempengaruhi selera makan sehingga dikhawatirkan akan melonggarkan kontrol asupan anda selama berkunjung ke rumah-rumah.

Panganan manis dikonsumsi ketika anda sudah mengonsumsi semua makanan berat untuk menghindari lonjakan gula darah yang berlebih.

Tetapi tentu jumlahnya tetap harus dikontrol agar tidak membahayakan risiko penyakit di dalam tubuh yang akan terakumulasi di masa mendatang. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#idulfitri #ade rai #asupan makanan #lebaran