BerauPost - Hampir semua orang pernah mengalami jerawat dan tidak semua orang mengetahui cara untuk mengatasi jerawat dan bekas-bekasnya.
Banyak perusahaan kecantikan telah menyediakan berbagai produk untuk mengatasi jerawat.
Salah satu produk untuk mengatasi jerawat adalah stiker jerawat atau pimple patch. Alat kecantikan ini digunakan untuk menutupi atau melindungi jerawat, serta mempercepat proses penyembuhan jerawat.
Dilansir dari Wishtrend, stiker jerawat ini dibuat dari bahan hydrocolloid yang juga biasa digunakan untuk mempercepat bekas luka operasi.
Karena kinerjanya yang sangat baik untuk penyembuhan luka, industri kecantikan dengan cepat menciptakan stiker-stiker dengan ukuran kecil untuk jerawat.
Terdapat Berbagai Macam
Dilansir dari Hero Cosmetics, sejauh ini terdapat tiga macam stiker jerawat yang dapat ditemukan di toko-toko perawatan wajah dan kulit. Hydrocolloid, microneedle, dan yang mengandung obat.
Stiker hydrocolloid dapat digunakan untuk jerawat matang dan komedo yang dapat diangkat dengan mudah. Stiker ini bekerja dengan menyerap nanah jerawat dan melindungi bekas jerawat.
Stiker microneedle lebih cocok untuk jerawat yang berada jauh di dalam kulit, jerawat belum matang, dan bekas luka jerawat. Stiker ini memiliki jarum-jarum kecil yang dapat menusuk ke dalam kulit agar kandungan obat pada stiker dapat terserap oleh kulit.
Stiker pengobatan biasanya diberikan oleh dokter spesialis karena dapat bekerja lebih baik daripada krim obat biasa. Stiker jerawat jenis ini dapat melindungi jerawat dari faktor lingkungan dan bekerja lebih lama pula.
Cara Pakai yang Benar
Dilansir dari BHSkin, sebelum menempelkan stiker jerawat sebaiknya membersihkan wajah terlebih dahulu lalu mengeringkannya dengan handuk bersih.
Pilih ukuran stiker yang tepat agar jerawat tertutup dengan baik. Lalu tekan perlahan ke atas jerawat agar tidak ada udara terperangkap di bawah stiker.
Biarkan stiker selama beberapa jam atau semalaman, tergantung saran pemakaian yang dianjurkan oleh dokter spesialis atau manufaktur.
Stiker-stiker yang tidak mengandung obat biasanya dapat dibiarkan di kulit sampai warnanya berubah menjadi putih, sebagai penanda bahwa stiker tersebut telah bekerja dan menyerap semua nanah jerawat.
Setelah itu kupas stiker dari kulit perlahan-lahan dari sekitar pinggirannya. Lalu bersihkan bekasnya dengan sabun wajah atau pembersih wajah lainnya.
Gunakan berulang kali hingga jerawat mereda. Disarankan untuk menghindari produk perawatan kulit yang terlalu kuat agar tidak menyebabkan iritasi.
Kapan untuk Menghindari Produk Ini
Walaupun stiker jerawat dapat bekerja dengan sangat baik untuk mengatasi jerawat matang, sebaiknya tidak digunakan pada bekas jerawat yang masih terbuka.
Seperti jerawat yang baru saja pecah, karena akan memperangkap bakteri di dalamnya dan memperlambat proses penyembuhan bekas luka tersebut.
Stiker jerawat biasa atau hydrocolloid juga sebaiknya tidak digunakan pada jerawat parah atau di dalam kulit yang membutuhkan pengobatan intensif dari dokter spesialis. Stiker macam ini tidak dapat menyedot nanah atau mengirimkan obat dengan baik seperti microneedle.
Orang-orang dengan kulit sensitif juga sebaiknya tidak menggunakan stiker jerawat karena kandungan salicylic acid atau minyak tea tree terkadang terlalu keras. (jpg/smi)