Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bingung Pilih Parfum? Kenali Dulu Perbedaan EDP, EDT, dan Lainnya!

Beraupost • Sabtu, 22 Maret 2025 | 08:05 WIB
Perbedaan Parfum, Eau De Parfum, Eau De Toilette, dan Cologne, Jangan Salah! Wewangian Belum Tentu Parfum. (Freepik)
Perbedaan Parfum, Eau De Parfum, Eau De Toilette, dan Cologne, Jangan Salah! Wewangian Belum Tentu Parfum. (Freepik)

BerauPost - Memilih wewangian yang tepat dapat menjadi proses yang membingungkan.Terkadang, masih ada kesalahpahaman penyebutan.

Semua wewangian untuk tubuh sering disebut parfum, padahal bisa jadi wewangian itu bukanlah parfum.

Fragrance atau wewangian memiliki berbagai istilah seperti parfum, Eau de Parfum (EDP), Eau de Toilette (EDT), Eau de Cologne, dan Eau Fraîche.

Apa perbedaan antara parfum, EDP, EDT, Cologne, dan Eau Fraiche?

Dilansir dari laman Carner Barcelona, berikut ini perbedaan diantara kelima jenis wewangian tersebut.

1. Parfum

Wewangian ini mengandung konsentrasi minyak atsiri antara 20 persen -30 persen yang membuatnya bertahan hingga 8 jam.

Parfum memiliki konsentrasi wewangian tertinggi (lebih dari 20 persen), yang berarti kemungkinan besar akan terasa dan bertahan sepanjang hari.

Konsekuensinya, parfum juga akan menuntut harga tertinggi.

Selain itu, orang dengan kulit sensitif mungkin lebih cocok menggunakan parfum karena kandungan alkoholnya jauh lebih sedikit.

Wewangian yang sedikit mengandung alkohol membantu menjaga kulit sensitif dari resiko kering.

2. Eau de Parfum (EDP)

EDP mengandung konsentrasi minyak atsiri antara 15 persen - 20 persen. EDP memiliki konsentrasi wewangian tertinggi berikutnya.

EDP memiliki ketahanan aroma selama empat hingga lima jam. Memiliki kandungan alkohol dalam jumlah yang sangat rendah untuk menjamin toleransi kulit.

Eau de parfum dibuat agar tahan lama di kulit tanpa membuat orang lain sakit kepala.

Ini adalah kategori wewangian yang paling umum. Aromanya akan menonjol dari pagi hingga sore hari, dan masih bisa tercium saat membuka pakaian di malam hari.

3. Eau de Toilette (EDT)

Jenis wewangian ini mengandung konsentrasi minyak atsiri antara 5 persen -15 persen.

Ini adalah salah satu jenis wewangian yang paling populer, dengan konsentrasi lebih rendah dibandingkan EDP.

Memiliki harga yang lebih murah dibandingkan EDP. Biasanya EDT akan bertahan dua hingga tiga jam.

4. Eau de Cologne (Cologne)

Memiliki konsentrasi wewangian yang jauh lebih rendah (sekitar 2 persen hingga 4 persen) dan kandungan alkohol yang tinggi.

Cologne jauh lebih murah dibandingkan dengan jenis wewangian sebelumnya.

Biasanya dapat bertahan hingga dua jam. Jenis wewangian ini mengacu pada resep tradisional yang menggunakan aroma herba dan sedikit jeruk sebagai aroma dasar.

Cologne biasanya tersedia dalam botol yang lebih besar karena harus banyak menyemprot agar terus wangi sepanjang hari.

5. Eau Fraiche

Eau fraiche memiliki konsentrasi wewangian yang lebih rendah lagi, hanya 1 persen hingga 3 persen.

Wewangian terakhir ini cukup mirip dengan wewangian sebelumnya, mampu bertahan hingga dua jam.

Perbedaan utamanya adalah eau fraiche tidak mengandung alkohol dalam jumlah tinggi.

Eau Fraiche sebagian besar mengandung air, jadi ini juga baik untuk mereka yang memiliki kulit sensitif.

Memahami perbedaan antara parfum, EDP, EDT, cologne, dan eau frachie dapat membantu memilih wewangian yang sempurna untuk melengkapi gaya dan kepribadian.

Dengan sedikit percobaan dan kesabaran, seseorang akan menemukan aroma yang sempurna untuk kepribadiannya. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#EDP #parfum #cologne #EDT #Eau Fraiche