BerauPost -Wal ternyata jahe punya segudang manfaat lho. Jahe merupakan rempah yang sudah dikenal sejak zaman dahulu di berbagai budaya, termasuk di Indonesia, berkat khasiatnya yang luar biasa untuk kesehatan.
Selain digunakan sebagai bahan masakan, jahe juga sering dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai keluhan kesehatan.
Khasiat jahe pun semakin mendapat perhatian setelah berbagai penelitian mengungkapkan potensi kesehatan yang dimilikinya. Menurut Healthline, jahe mengandung senyawa bioaktif yang bermanfaat untuk tubuh.
Tidak hanya itu, Medical News Today menyebutkan bahwa jahe memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang sangat baik bagi kesehatan.
Banyaknya kandungan yang ada dalam jahe, tidak heran jika rempah ini sudah lama menjadi pilihan utama bagi banyak orang untuk meningkatkan kualitas kesehatan.
Mengingat banyaknya manfaat yang ditawarkan, sangat disarankan untuk memasukkan jahe ke dalam konsumsi harian guna memperoleh manfaat kesehatannya.
Berikut beberapa manfaat jahe yang tak terduga untuk kesehatan yang Berau Post rangkum:
1. Memperkuat Sistem Imun
Jahe kaya akan vitamin C dan magnesium, yang baik untuk memperkuat daya tahan tubuh. Dengan mengonsumsi jahe secara rutin, tubuh menjadi lebih kuat melawan berbagai penyakit.
Selain itu, kandungan gingerol, shogaol, dan zingeron dalam jahe berfungsi sebagai antioksidan alami yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
2. Mencegah Kanker
Menurut jurnal dari US National Library of Medicine, jahe memiliki potensi dalam melawan kanker. Hal ini berkat sifat antimikroba yang dimilikinya, yang membantu mencegah pertumbuhan sel kanker.
Kandungan gingerol dalam jahe juga efektif mencegah berkembangnya sel kanker, terutama di organ pencernaan seperti usus.
Selain itu, sifat antikanker pada jahe sering dikaitkan sebagai pengobatan alternatif untuk beberapa jenis kanker.
3. Meredakan Masalah Pencernaan
Jahe bermanfaat untuk meredakan gangguan pencernaan, seperti perut kembung, heartburn, dan nyeri di ulu hati.
Minuman jahe dipercaya dapat mempercepat proses pengosongan perut dan mengurangi rasa begah akibat naiknya asam lambung atau pencernaan yang tidak lancar.
Kandungan paradol dan gingerol dalam jahe juga mampu melawan bakteri penyebab infeksi pencernaan, seperti ‘Salmonella typhi’ (penyebab tifus) dan ‘Escherichia coli’ (penyebab diare).
4. Menurunkan Risiko Serangan Jantung
Mengonsumsi jahe secara rutin dapat membantu menurunkan risiko serangan jantung. Hal ini karena jahe mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.
Senyawa bioaktif dalam jahe juga membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah, melancarkan aliran darah, dan mencegah penggumpalan darah.
5. Meredakan Morning Sickness
Wanita hamil yang sering mengalami mual dan muntah di awal kehamilan bisa meredakan gejala tersebut dengan jahe.
Namun, ibu hamil tetap perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe untuk memastikan keamanannya.
6. Meredakan Nyeri Sendi Akibat Osteoartritis
Jahe juga bermanfaat untuk mengurangi nyeri sendi yang disebabkan oleh osteoartritis atau rheumatoid arthritis.
Sifat antiinflamasi dari gingerol dan shogaol dalam jahe membantu meredakan peradangan pada sendi.
7. Mengontrol Gula Darah
Penderita diabetes tipe 2 dapat memanfaatkan jahe untuk membantu mengontrol kadar gula darah.
Minuman jahe terbukti meningkatkan efektivitas kerja insulin dalam menyerap gula darah serta membantu menurunkan kadar HbA1c, yang menunjukkan kestabilan gula darah dalam jangka waktu tertentu.
Bagikan artikel ini, ke Bubuhanmu, Wal. (jpg/smi)