Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Baru Seminggu IPO, Saham RANS Ambles 10,53 Persen ke Level Rp 204 per Lembar

Nurismi • Selasa, 14 Juli 2026 | 05:27 WIB
RANS resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7). (Istimewa)
RANS resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7). (Istimewa)

BERAU POST - Saham PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) ditutup anjlok hingga double digit ditengah penguatan yang terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (13/7).

Saham milik pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang baru melantai atau Initial Public Offering (IPO) pada pekan lalu terkoreksi hingga 10,53 persen ke level Rp 204 per lembar saham.

Penurunan tersebut terjadi ditengah penguatan IHSG sebesar 1,92 persen atau kembali ke level diatas 6.000.

Pada perdagangan hari ini saham yang bergerak di industri hiburan ini menghimpun transaksi mencapai Rp 820,58 miliar yang melibatkan sebanyak 33,39 juta lot saham. Namun, dari jumlah tersebut Sebagian besar melakukan penjualan jadi membuat harga saham tertekan.

Adapun, pada perdagangan hari ini, investor asing membukukan posisi jual mencapai Rp 39,86 miliar dan posisi beli Rp 40,16 miliar untuk saham RANS.

Dengan merosot hingga 10 persen, memperkecil performa setelah IPO yang sempat mencatatkan Auto Rejection Atas (ARA). Maka, sampai dengan saat ini kenaikan saham RANS usai IPO menjadi 20 persen.

Diberitakan sebelumnya, pada hari pertama perdagangan, saham RANS langsung menembus Auto Reject Atas (ARA), dengan naik 34,12 persen atau 58 poin ke posisi Rp 228 per saham dari harga penawaran Rp 170 per saham.

“Indonesia memiliki talenta kreatif yang luar biasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta nilai ekonomi yang berkelanjutan," ujar Direktur Utama RANS Nagita Slavina di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/7).

Dalam IPO, RANS menawarkan sebanyak 2.525.000.000 saham baru atau sebesar 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga penawaran Rp 170 per saham, sehingga berhasil menghimpun dana Rp 429,25 miliar.

Nagita mengungkapkan, dana hasil IPO akan digunakan diantaranya sekitar 37,61 persen atau senilai Rp 161,5 miliar untuk penyelenggaraan konser, dan sebesar 19,80 persen atau senilai Rp 85 miliar untuk akuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia.

Lalu, sebesar 18,64 persen atau senilai Rp 80 miliar untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland, dan sebesar 8,15 persen atau senilai Rp 35 miliar untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence bersama PT Feedloop Global Teknologi,

Kemudian, sebesar 6,98 persen atau senilai Rp 29,95 miliar untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi perseroan, serta 8,82 persen atau senilai Rp 37,8 miliar untuk memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.

"Hari ini kami tidak sedang merayakan akhir perjalanan, melainkan titik awal. Menjadi perusahaan publik berarti kami memilih untuk tumbuh dengan standar yang lebih tinggi, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab kepada seluruh pemegang saham serta masyarakat Indonesia," ujar pendiri RANS Raffi Ahmad.

Melalui IPO, Raffi menyampaikan bahwa RANS ingin menunjukkan bahwa perusahaan yang lahir dari creator economy dapat berkembang menjadi institusi bisnis yang profesional, transparan, dan akuntabel, tanpa kehilangan semangat kreativitas yang menjadi identitasnya.

Editor : Nurismi
#RANS #ihsg